Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Akhir Pekan IHSG Keluar Masuk Zona Merah, Asing Jual Terus

Bakal mengakhiri perdagangan pekan ini IHSG masih diproyeksi naik turun akibat sentimen aksi jual oleh asing. Proyeksi kedepannya IHSG masih akan nampak loyo walaupun sempat pulih beberapa hari setelah anjlok pada tanggal 15/06 yang lalu.

Penguatan IHSG pada pekan ini banyak dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi secara global yang bakal diupayakan terus hingga akhir tahun ini.

Walaupun proyeksi pandemi belum sepenuhnya bakal hilang di akhir tahun namun pemulihan ekonomi yang digenjot memberikan angin segar untuk investor.

Amerika setelah sebelumnya ambrol akibat aksi protes kejadian George floyd kini sudah mulai pulih kembali. Sedangkan sentimen perang dagang masih cukup aman walaupun Amerika terus yakin bahwa China bersalah.

Sedangkan sentimen Asia sudah mulai pulih setelah anjlok juga beberapa hari yang lalu.

Larinya asing beberapa hari yang lalu dan membuat anjlok nilai sejumlah saham gabungan berbagai negara akibat sentimen gelombang kedua covid-19. Sentimen ini berawal dari prediksi sejumlah ahli yang melihat data secara statistik dan kondisi saat ini.

Hasilnya adalah covid-19 bisa saja kembali memuncak bagi negara-negara yang sudah pulih pun.

Akibatnya saham Asia mayoritas terperosok cukup lumayan dalam. Seperti Nikkei 225 Jepang anjlok sebanyak 2,52%, Hang Sheng turun sebanyak 2,16%, dan Kospi turun lebih dalam yaitu sebanyak 4,76%.

Sedangkan dari saham Eropa seperti FTSE 100 turun sebanyak 1,35%, kemudian DAX milik Jerman juga merosot sebanyak 1,51%, kemudian CAC ikut terjun sebanyak 1,51% juga.

Padahal Jerman diproyeksikan telah aman dari serangan virus covid-19 akibat kebijakannya saat lockdown cukup efektif. Sehingga negara tersebut sembuh lebih awal dari pada negara tetangganya Italia.

Namun akibat sentimen ini cukup masif dan bersifat global saham-saham banyak merosot.

Namun pada pergerakan selanjutnya diproyeksikan akan kembali menguat seiring berjalannya waktu. Walaupun sentimen gelombang kedua covid ini akan bertahan beberapa pekan mendatang.

Sedangkan di dalam negeri sendiri Indonesia yang belum pulih dari corona mau tidak mau harus merosot pada pekan ini dan mencoba pulih hingga akhir pekan ini.

Terbukti dua hari ke belakang rupiah pulih dan melesat namun proyeksi kedepan dari sentimen ini akan cukup sulit mengingat jumlah kasus yang masih cukup tinggi. Sedangkan prediksi ahli Indonesia akan memasuki rawan covid pada Juli mendatang.

Untuk proyeksi penguatan Indonesia akan mengandalkan sentimen pemulihan ekonomi dalam negeri yang saat ini digenjot oleh pemerintah. Program-program dijalankan agar bisnis bisa segera pulih kembali.

Sedangkan untuk proyeksi penurunan di akhir pekan ini dan pekan mendatang akan sangat dipengaruhi oleh sentimen seperti pekan ini. Yaitu kekhawatiran investor yang menyoal gelombang kedua.