Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Perkiraan Rincian Biaya Hidup di Jakarta untuk 1 Orang/Bulan

biaya hidup di jakarta

Tinggal di Jakarta menjadi impian yang selama ini diidamkan banyak orang. Alasannya berbagai fasilitas sangat mudah didapatkan. Terutama upah minimum regional di Jakarta yang lumayan tinggi. Sangat wajar sekali jika pekerja dari luar daerah berbondong-bondong datang ke sini. Lalu, bagaimana mengenai biaya hidup di Jakarta? Sebandingkah dengan penghasilan yang tinggi?

Sebelum memutuskan untuk tinggal di Jakarta, kamu harus ketahui juga terkait biaya hidup selama di sana. Dengan begitu akan lebih mudah dalam mengatur gaji dan merencanakan pengeluaran bulanan. Banyak yang bilang hidup di Jakarta itu begitu mahal? Benarkah demikian? Yuk simak ulasan di bawah ini biar lebih jelas!

Rincian Biaya Hidup di Jakarta

Ada beberapa aspek pokok jika tidak dipenuhi membuat hidup di Jakarta kurang nyaman. Aspek-aspek ini berkaitan dengan biaya hidup kamu selama berada di Jakarta. Kok bisa begitu? Agar lebih jelas berikut aspek dan rincian biaya hidup di Jakarta yang harus dipenuhi:

1. Rincian Pengeluaran untuk Tempat Tinggal

Aspek pertama yang harus terpenuhi adalah tempat tinggal. Jika tidak mempunyai tempat tinggal mau tidur dan istirahat di mana? Tempat tinggal di sini bukan berarti harus membeli rumah. Namun yang terpenting nyaman sebagai tempat hunian kamu selama di Jakarta.

Pekerja yang datang ke Jakarta rata-rata pada sewa rumah, ngekos dan kontrakan. Ada beberapa pula yang memilih untuk mengambil KPR atau kredit pemilikan rumah. Biasanya yang mengambil KPR mereka sudah matang dan benar-benar siap tinggal di Jakarta.

Untuk biaya sewa di Jakarta biayanya bervariasi. Kisaran harga sewa mulai Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000. Harga sewa tersebut belum terhitung untuk biaya listrik dan air. Biaya listrik dan air sesuai dengan pemakaian masing-masing individu.

Harga sewa ini tergantung dengan besar kecilnya tempat tinggal, letak tempat tinggalnya dan sederhana atau mewahnya rumah yang disewa. Untuk wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat biaya sewanya lebih tinggi dibanding dengan Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Hal ini disebabkan di Jakpus dan Jaksel banyak perkantoran dan harga tanah yang lebih mahal.

2. Biaya Makan 3 Kali Sehari

Aspek pokok berikutnya yang harus kamu rencanakan anggarannya adalah biaya makan. Idealnya makan dalam sehari 3 kali. Namun semua dikembalikan kepada individu masing-masing karena setiap orang memiliki ketahanan dan pekerjaan yang berbeda-beda.

Kebanyakan warga Jakarta lebih suka membeli makanan siap saji dibanding harus repot memasak sendiri. Satu porsi untuk beli makanan berkisar antara Rp15.000 sampai Rp25.000 dalam sekali makan. Jadi untuk makan tiga kali kamu harus mengeluarkan biaya makan senilai Rp45.000 sampai Rp75.000.

Dalam satu bulan kamu bisa menghitungnya sendiri. Biaya makan di Jakarta harus menghabiskan Rp1.035.000 sampai Rp2.225.000. Perhitungan ini baru berlaku untuk satu orang saja. Untuk biaya hidup 2 atau 3 orang kamu tinggal mengkalikannya sendiri. Jadi biaya hidup berkeluarga di Jakarta lebih besar lagi.

3. Biaya Transportasi untuk Kendaraan Pribadi dan Umum

Biaya hidup di Jakarta yang cukup besar selanjutnya untuk biaya transportasi. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi dalam satu bulan diperkirakan habis biaya kisaran Rp200.000 sampai Rp500.000. Biaya transportasi ini belum termasuk servis, tol dan uang parkir. Jika semuanya dikalkulasikan jadi Rp400.000 sampai Rp700.000.

Sedangkan bagi kamu yang menggunakan kendaraan umum biayanya jauh lebih mahal. Memang semuanya tergantung dengan jarak tempat tinggalmu dengan tempat di mana kamu bekerja. Biaya kendaraan umum bervariasi untuk bus patas AC Rp9.000 sampai Rp12.000, busway Rp3.500 dan commuterline Rp3.500 sampai Rp4.500.

Jika dipukul rata jarak sekitar 10-15 km biaya transport yang harus dikeluarkan antara Rp15.000 sampai Rp30.000 sekali jalan. Jika kamu harus bolak balik maka dua kali lipatnya dari biaya berangkat tadi.

4. Biaya Pulsa, Tagihan Listrik dan Tagihan Air

Di Jakarta hampir semua kegiatan menggunakan gadget. Itu artinya kamu harus selalu sedia kuota. Gadget sangat diperlukan untuk belajar, bekerja dan berbelanja. Mau beli belanja, beli makanan dan bepergian bisa memanfaatkan ojek online. Dengan ojek online ini semua jadi lebih cepat mudah dan praktis.

Alasan ini yang menjadikan kuota atau pulsa sangat penting dan harus selalu ada. Anggap saja untuk biaya pulsa ini kamu rencanakan Rp100.000, Listrik Rp150.000 dan Tagihan Air Rp75.000. Jadi total tagihannya sebesar Rp325.000.

5. Biaya Lifestyle dan Hiburan

Siapa bilang lifestyle dan hiburan bukan aspek pokok? Padatnya Ibu kota dan tuntutan pekerjaan seringkali membuat stres. Untuk itu perlu walaupun hanya sekali dalam seminggu mencari hiburan. Kamu bisa shopping, makan di restoran, karaoke dan lainnya.

Stres yang berkelanjutan justru akan membuat kamu jadi sakit. Jika kamu sakit biaya justru akan semakin membengkak. Lifestyle ini tidak mengharuskan yang mahal. Kamu bisa lakukan hobi sesekali waktu untuk menenangkan pikiran. Ya untuk dana yang perlu dianggarkan mungkin cukup Rp200.000 sampai Rp500.000.

6. Biaya Pengeluaran Rutin

Biaya Pengeluaran Rutin yang mungkin bisa dipangkas. Jika kamu ingin lebih hemat maka bisa belanja saat diskon atau memilih bahan-bahan yang murah. Pengeluaran rutin ini seperti pasta gigi, sampo, laundry atau bagi yang mencuci sendiri maka perlu membeli deterjen dan pewangi.

Jenis dari bahan pokok tersebut memiliki merek dan kualitas berbeda. Semakin bagus merk dan kualitasnya tentu harganya akan semakin mahal. Kira-kira untuk biaya pengeluaran rutin ini kurang lebih sekitar Rp300.000 sampai Rp500.000. usahakan dalam merencanakan anggaran untuk biaya pengeluaran rutin gunakanlah produk yang standar sesuai kemampuanmu.

Berapa Jumlah Keseluruhan Biaya Hidup di Jakarta?

Setelah mengetahui aspek lengkap dengan rinciannya. Mari dihitung jumlah keseluruhan biaya hidup kamu di Jakarta. Total biaya hidup di Jakarta ini dihitung berdasarkan rata-rata dan kategori umum ya. Tapi yang pasti selisihnya tidak akan jauh beda. Yuk hitung rinciannya bersama biaya yang harus dikeluarkan perbulan!

Biaya Sewa Tempat tinggalRp1,000,000
Biaya makan   3 KaliRp1.035.000
Biaya Transport Bolak Balik (kendaraan pribadi)Rp700.000
Biaya Pulsa, Tagihan Air dan ListrikRp325.000
Biaya Lifestyle dan HiburanRp500.000
Biaya Pengeluaran RutinRp500.000
Total Keseluruhan Biaya Hidup di JakartaRp4.060.000

Jika kamu hanya mengandalkan penghasilan hanya dari UMR Jakarta yakni Rp3.900.000, maka tidak cukup bahkan minus Rp160.000. Namun, jika kamu bisa hidup lebih hemat, tentunya biaya hidup di atas bisa jauh dikurangi. Sehingga gaji UMR akan tetap cukup bahkan masih sisa.

Jadi jika kamu benar ingin hidup di Jakarta harus memiliki penghasilan tambahan. Terutama bagi kamu yang memiliki cicilan kartu kredit, cicilan KPR dan cicilan kendaraan bermotor dan lainnya. Lalu sebenarnya berapakah gaji ideal di Jakarta? Tentunya semua bergantung pada pengeluaranmu setiap bulan. selama cukup bukan lagi menjadi persoalan yang besar.Nah itu dia besarnya biaya hidup di Jakarta yang harus rutin dikeluarkan setiap bulannya. UMR ternyata masih belum cukup untuk memenuhi biaya hidup di sana. Jadi kamu tidak bisa menyisihkan uang kamu untuk menambah aset atau investasi. Pikirkan lagi dengan matang ya sebelum kamu benar-benar ingin mengadu nasib bekerja di Jakarta. Jangan lupa share informasi penting ini di sosmed kamu!