Moneyfazz
Home » Ekonomi » Daftar Orang Terkaya se Indonesia 2020 Versi Majalah Forbes

Daftar Orang Terkaya se Indonesia 2020 Versi Majalah Forbes

Majalah Forbes kembali merilis The Richest 2020 yang berisi daftar orang-orang paling kaya sejagat. Juaranya adalah Jeff Bezos, si CEO Amazon, dan Bill Gates, co-founder Microsoft, masing-masing berada di posisi pertama dan kedua. Dari daftar tersebut terdapat 15 miliarder Tanah Air yang dinobatkan sebagai orang terkaya se Indonesia 2020.

Siapa saja mereka? Simak ulasannya!

Deretan Orang Terkaya Indonesia 2020

Pada daftar orang terkaya dunia versi Forbes terdapat 2.095 nama dengan Hartono Bersaudara masih menempati ranking pertama untuk Indonesia. Di bawah mereka ada Sri Prakash Lohia, Chairul Tanjung dan lain-lain. Inilah informasi lengkapnya.

Hartono Bersaudara

Kakak beradik ini masing-masing berada di peringkat satu dan dua orang paling kaya di Tanah Air. Budi Hartono dengan total jumlah kekayaan yang sebesar Rp 217,6 triliun atau US$ 13,6 berada di ranking ke 80 orang terkaya di dunia .

Michael Hartono, sang adik berada di ranking 86 miliarder terkaya dunia, dan rangking kedua di Indonesia. Jumlah kekayaan Michael tercatat mencapai Rp 208 triliun atau US$ 13 miliar. Pundi-pundi kekayaan mereka bersumber dari kepemilikan perusahaan rokok Djarum serta Bank BCA.

Djarum dan BCA adalah induk dari berbagai anak perusahaan. Melalui GDP Venture, Grup Djarum juga mengembangkan bisnisnya pada modal ventura. Djarum memodali banyak perusahaan startup besar, seperti Blibli.com, tiket.com, Gojek, sampai KasKus. 

GDP Venture juga menginvestasikan modal pada beberapa media online terkemuka Indonesia. Gurita bisnis mereka bahkan merambah hingga produk elektronik, yaitu sebagai produsen perangkat elektronik dibawah brand Polytron.

Sri Prakash Lohia

Pengusaha Indonesia keturunan India ini berada pada posisi ketiga manusia paling kaya di Indonesia dengan total harta kekayaan mencapai US$ 4,3. Secara global Sri Prakash menduduki peringkat 414 pada daftar 500 miliarder terkaya dunia.

Kekayaan Sri Prakash terutama bersumber dari Indorama Corporation yang bergerak dalam bidang tekstil dan petrokimia. Berawal dari bisnis keluarga yang sudah dirintis sejak tahun 70-an di Tanah Air, di tangan Sri Prakash usaha tersebut berkembang semakin pesat.

Dato Sri Tahir

Dato Sri Tahir menduduki ranking 4 orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Di tahun ini keluarga Tahir berhasil mencatatkan jumlah kekayaan hingga Rp 65,6 triliun atau setara US$ 4,1 miliar.

Ranking Tahir pada daftar orang terkaya di dunia adalah pada nomor 437. Bisnis keluarga Tahir bergerak pada berbagai bidang di bawah naungan Mayapada Group. Ini antara lain properti/real estate, rumah sakit, serta bisnis perbankan.

Tak hanya kaya, Dato Sri Tahir juga terkenal dengan sifat murah hatinya. Melalui Tahir Foundation keluarga Tahir sudah sejak lama mendonasikan sebagian hartanya pada mereka yang membutuhkan.

Kiprah terbarunya saat ini adalah membagikan seribu porsi hidangan gratis setiap hari bagi masyarakat yang terdampak wabah Corona.

Prajogo Pangestu

Berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan sebesar Rp 65 triliun atau setara US$ 3,5 miliar, Prajogo Pangestu juga termasuk dalam daftar ini. Pengusaha kayu tersebut dinobatkan pada rangking ke-5 orang terkaya di Indonesia 2020 versi Forbes.

Bisnis yang telah dirintisnya sejak tahun 70-an itu bernaung dibawah PT Barito Pacific Timber. Belakangan, setelah mengurangi aktivitasnya pada usaha perkayuan, nama perusahaannya diganti menjadi PT Barito Pacific.

Chairul Tanjung

Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi di era Presiden SBY ini berada pada posisi ke-648 daftar pengusaha paling kaya di dunia. Chairul Tanjung memiliki total kekayaan sebesar Rp 49,6 triliun atau US$ 3,1 miliar.

Sumber kekayaannya berasal dari grup perusahaan CT Corp yang bergerak di berbagai bidang bisnis. Ini antara lain perkebunan kelapa sawit, media, finansial, ritel, hiburan, dan gaya hidup.

Daftar Konglomerat Terkaya Di Indonesia tahun 2020

Di bawah Chairul Tanjung, inilah para miliarder yang termasuk dalam daftar 15 besar orang terkaya di Indonesia tahun 2020. 

  • Martua Sitorus (Wilmar), total kekayaan mencapai Rp 18,8 triliun atau US$ 1,8 miliar 
  • Mochtar Riady dan keluarga (Lippo Group), total kekayaan mencapai Rp 27,7 triliun atau US$  1,7 miliar 
  • Peter Sondakh (Rajawali Corpora), total kekayaan mencapai Rp 25,6 triliun atau US$ 1,6 miliar 
  • Murdaya Poo (Central Cipta Murdaya Group), total kekayaan mencapai Rp 19,2 triliun atau US$ 1,2 miliar 
  • Theodore Rachmat (Adaro Energy dan Triputra Group) total kekayaan mencapai Rp 19,2 triliun atau US$ 1,2 miliar 
  •  Djoko Susanto (Alfamart), total kekayaan mencapai Rp 19,2 triliun atau US$ 1,2 miliar 
  • Sukanto Tanoto (Asian Agri, Royal Golden Eagle), total kekayaan mencapai Rp 19,2 triliun atau US$ 1,2 miliar 
  • Low Tuck Kwong (Bayan Resources), total kekayaan mencapai Rp 17,6 triliun atau US$ 1,1 miliar 
  • Winarko Sulistyo (Fajar Paper), total kekayaan mencapai Rp 17,6 triliun atau US$ 1,1 miliar 

Pandemi Corona Membuat Kekayaan Para Miliarder Menyusut

Wabah virus Corona ternyata juga membawa dampak bagi para konglomerat dunia. Walaupun tidak semua, tetapi para miliarder rata-rata kehilangan hingga miliaran dollar kekayaannya.

Hal ini dibuktikan oleh Majalah Forbes yang telah meluncurkan daftar konglomerat terkaya di tahun ini. Pada laporan itu dikatakan bahwa lebih dari setengah miliarder pada daftar tersebut jumlah kekayaannya berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Ini termasuk Jeff Bezos yang berada pada ranking pertama. Walaupun gelar sebagai orang terkaya di dunia tetap dalam genggamannya, faktanya total kekayaan Bezos memang menurun. 

Jika pada 2019 lalu kekayaannya mencapai US$ 131 miliar atau sekitar Rp 2.096 triliun, saat ini menjadi US$ 113 miliar atau setara Rp 1.808 triliun.

Konglomerat dunia berikutnya yang jumlah kekayaannya juga menyusut adalah Warren Buffet. Investor legendaris ini harus rela turun peringkat dari ranking ketiga menjadi keempat orang terkaya di dunia.

Dibandingkan tahun lalu, jumlah kekayaan Buffet merosot cukup tajam. Tahun ini Buffet diketahui “hanya” mempunyai kekayaan sebesar US$ 67,5 miliar atau setara Rp 1.080 triliun. Padahal di tahun 2019 total kekayaannya adalah sebesar US$ 82,5 miliar atau Rp 1.320 triliun.

Nama-nama miliarder lain yang tertera dalam daftar rilisan Forbes tersebut rata-rata juga mengalami hal yang sama. Ini misalnya Amancio Ortega, bos ritel pakaian dengan brand Pull & Bear, Zara, serta Massimo Dutti. Total kekayaannya diketahui berkurang sebesar 0,48%.

Jika digabungkan, jumlah kekayaan dari 2.095 konglomerat dunia tersebut mencapai US$ 8 triliun atau setara Rp 128.000 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, terjadi penurunan sebesar US$ 700 miliar atau sekitar Rp 11.200 triliun.

Penyebab utama berkurangnya harta kekayaan deretan miliarder paling tajir di dunia ini adalah lesunya pasar ekuitas dunia akibat pandemi.

Nah, demikianlah deretan orang terkaya se Indonesia 2020 versi Forbes. Semoga menginspirasi!

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com