Moneyfazz
Home » Istilah Finansial » Pengertian Free Carrier dan Contoh Penerapannya

Pengertian Free Carrier dan Contoh Penerapannya

Dunia perdagangan sering melintasi batas wilayah, negara, dan bahasa. Untuk menjembatani perbedaan agar menjadi sepemahaman, beberapa istilah perlu untuk digunakan. Seperti Free Carrier, Free on Board, CIF, dan semacamnya.

Istilah-istilah tersebut dikenal sebagai INCOTERMS, atau International Commerce Terms. Incoterms bisa disebut sebagai kumpulan istilah dalam dunia ekspor-impor untuk membangun kesamaan pemahaman antara penjual dan pembeli.

Fungsi Incoterms sangat penting agar tidak terjadi perbedaan pengertian yang menghambat aktivitas perdagangan dan menimbulkan konflik. Untuk itu setiap pelaku dagang internasional wajib memahami hal ini.

Incoterms terbaru diperbaharui tahun 2010, memperkenalkan penggunaan 13 istilah dalam kesepakatan dagang internasional. Salah satunya adalah FCA atau Free Carrier.

Pengertian FCA (Free Carrier)

Jadi, apa itu FCA dan bagaimana penerapannya dalam kesepakatan dagang?

Istilah FCA atau Free Carrier (Pengangkutan Bebas) merujuk kepada kondisi di mana tanggung jawab pengangkutan dipegang oleh pihak pembeli.

Artinya, pihak penjual hanya bertanggungjawab untuk mempersiapkan barang agar sudah siap untuk diangkut di tempat yang telah disepakati. Dengan catatan, bahwa tempat tersebut berada di wilayah atau negara penjual.

Tempat tersebut bisa saja merupakan gudang penjual, pelabuhan, atau tempat transportasi lain yang merupakan tempat serah terima barang.

Tanggung jawab penjual terbatas hanya sampai mengantarkan barang ke tempat tersebut dalam kondisi siap untuk dibongkar dan dimuat. Sedangkan tanggung jawab pembongkaran dan pemuatan sudah masuk ke pihak pembeli.

Contoh Penerapan FCA

Untuk dapat memahami seperti apa contoh penerapan Free Carrier dalam perdagangan, bisa disimak contoh kasus berikut.

PT. IndoCocoa di Sumatera menjual 100 ton cokelat ke Cocoa International Ltd dengan term FCA Belawan Incoterms 2010.

Pihak Cocoa International Ltd menunjuk International Express Inc sebagai carrier atau pengangkut. Cokelat tersebut dikemas dalam 5 kontainer.

Pertanyaan:

Siapakah yang menanggung biaya pengiriman dari gudang ke pelabuhan Belawan?

Jika kemudian terjadi hal tak terduga yang membuat 2 dari 5 kontainer tersebut rusak, siapakah yang menanggung risiko kerusakan tersebut?

Jawaban:

Tempat yang disebutkan dalam kesepakatan FCA adalah pelabuhan Belawan. Jadi, PT IndoCocoa sebagai pihak penjual bertanggungjawab untuk mengirimkan barang tersebut hingga sampai di pelabuhan Belawan.

Setelah di pelabuhan Belawan, pembongkaran dan pemuatan menjadi tanggung jawab International Express sebagai carrier yang ditunjuk.

Jika kerusakan terjadi saat proses pengiriman sebelum sampai di pelabuhan Belawan, maka risiko tersebut ditanggung PT. Indococoa. Namun, jika kerusakan terjadi sejak saat proses bongkar muat, maka risiko ditanggung International Express.

Syarat Penerapan Free Carrier

Untuk menerapkan Free Carrier, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi baik oleh pihak penjual maupun pembeli. Syarat tersebut terkait dengan dokumen, biaya, dan risiko.

Dokumen kepabeanan dan administrasi lainnya menjadi kewajiban penjual untuk mengurus dan menyelesaikannya. Karena masih terkait dengan sistem administrasi di negara penjual.

Untuk itu penjual dapat saja menambahkan biaya-biaya tersebut dalam harga jual atau memberikan free service sesuai kesepakatan.

Adapun dokumen impor di negara tujuan menjadi tanggung jawab pembeli untuk mengurusnya. Demikian juga untuk bea impor, pajak, dan sejenisnya di negara tujuan, menjadi kewajiban pembeli sendiri.

Pengalihan risiko terjadi sejak penjual menyerahkan barang tersebut kepada pihak carrier di tempat yang telah disepakati bersama. Jika kerusakan terjadi sebelum itu berarti risiko ditanggung penjual, jika sesudah itu, berarti risiko tanggung jawab pembeli.

Demikian, pengertian FCA (Free Carrier) dan contoh penerapanya dalam dunia perdagangan internasional. Agar tidak terjadi konflik antara eksportir dan importir dari masing-masing negara, kesepakatan ini wajib dipahami oleh semuanya.

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com