Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Harga Emas Antam Naik Walau Tipis Setelah Rupiah Stagnan

Jadi safe haven pada saat meletusnya akis rusuh menuntut anti-rasisme di Amerika dipicu kematian George Floyd membuat harga emas di akhir Mei kemarin ditutup menguat tajam. Pembukaan perdagangan bulan Juni tepatnya tanggal 2, emas Antam dijual mahal pada posisi harga Rp. 862.120 per gram atau naik Rp. 6.000 per gram.

Namun harga tersebut tidak bertahan lama pada hari-hari selanjutnya. Pada perdagangan hari Rabu harga emas anjlok hingga turun sebanyak Rp. 16.000 per gramnya. Cukup dalam mengingat posisi harga emas yang masih pada posisi safe haven.

Pada hari kemarin Kamis, 4 Juni emas Antam kembali tersungkur lebih dalam yaitu pada level harga Rp. 829.120 atau turun sebanyak Rp. 17.000 per gramnya.

Turunnya harga emas ini disinyalir berasal dari kembali stabilnya harga dolar pasca kerusuhan serta tetap berjalannya new normal di berbagai negara. Termasuk Indonesia yang telah menerapkan new normal fase I pada 1 Juni yang lalu.

Aktifnya kembali perekonomian setelah mangkrak lama akibat corona membuat pelaku investor mulai bergairah untuk kembali masuk membeli aset-aset berisiko.

Hal ini ditunjukkan dari catatan transaksi penjualan saham Indonesia yang dilakukan BEI. Pada pekan ini Asing tampak memborong beberapa aset-aset di Indonesia utamanya aset yang aman selama corona dan beberapa aset berisiko.

Aliran dana yang masuk tersebut tentu mendongkrak perekonomian negara. Hal ini membuat pelaku investor turun minat terhadap emas yang notabenenya dijadikan safe haven pada masa krisis.

Terlihat ada beberapa sektor di IHSG yang aman setelah tertahan di posisi merah pada penutupan pasar hari Kamis kemarin. Utamanya sektor properti yang subur akibat promosi Tapera dari pemerintah. Selain properti saat ini sektor AGRI juga lagi tinggi tingginya menyokong penguatan IHSG.

Turunnya harga emas yang cukup dalam selama dua hari berturut kemarin disinyalir berasal dari aksi taking profit atau aksi ambil keuntungan setelah rally beberapa hari. Tentunya apabila ada sentimen taking profit yang dibarengi dengan kenaikan kurs dolar maka wajar terjadi turun harga yang drastis.

Namun, turunnya harga emas Antam ini merupakan akibat dari terlalu perkasanya rupiah setelah dibuka pada pembukaan pasar spot 2 Juni kemarin.

Setelah naik turun pada level 14.600 dan 14.500 rupiah selama dua hari melesat pada level harga 14.100 per dolar Amerika. Hal ini bisa dilihat dari kurs JISDOR selama sepekan ini di website BI.

Turun dan naiknya level kurs rupiah terhadap dolar secara langsung memberikan pengaruh pada emas. Pada hari ini akibat sentimen level keramat yang belum bisa ditembus rupiah. Emas Antam kembali naik harganya yaitu pada level harga Rp. 830.120 per gram atau naik Rp. 1.000 per gram.