Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Ingin Dapat Pinjaman Koperasi? Pahami Syarat & Ketentuannya

Pinjaman koperasi bisa jadi alternatif untuk kamu yang saat ini sedang membutuhkan uang. Berbeda dengan pinjaman dari bank, pinjaman dari koperasi biasanya memiliki bunga yang lebih rendah. Lembaga keuangan non bank ini juga biasanya dikelola secara kekeluargaan sehingga siapa pun bisa lebih mudah meminjam uang di koperasi.

Bagaimana cara mendapatkan pinjaman koperasi? Untuk kamu yang sama sekali tidak tahu tentang koperasi beserta syarat pinjaman dan ketentuan lainnya, informasi ini penting untuk kamu simak. Usai membaca informasi ini, kamu akan lebih paham tentang cara kerja koperasi.

Mengenal Pinjaman Koperasi

Ilustrasi

Pada mulanya, koperasi adalah lembaga keuangan non bank yang dikelola bersama dengan tujuan untuk memakmurkan anggota. Dalam hal ini, orang yang boleh mengajukan pinjaman koperasi adalah para anggota itu sendiri. Akan tetapi, seiring dengan semakin berkembangnya waktu, koperasi juga membuka pinjaman untuk yang bukan anggota.

Seiring dengan perkembangannya, koperasi bisa diartikan sebagai sebuah organisasi dalam bidang ekonomi yang dijalankan bersama menggunakan asas kekeluargaan dan prinsip gerakan ekonomi rakyat. Dibandingkan dengan pinjaman dari bank, pinjaman pribadi dengan koperasi ini sebenarnya lebih menguntungkan.

Untuk kamu yang bukan anggota koperasi, pinjaman bisa dilakukan di koperasi simpan pinjam. Produk pinjaman dari koperasi ini juga bermacam-macam. Kamu bisa memilih pinjaman untuk modal usaha, pinjaman tanpa jaminan, atau pinjaman dengan bunga rendah. Masing-masing produk pinjaman ini disesuaikan lagi dengan masing-masing koperasi.

Untuk kamu yang bukan anggota koperasi, setidaknya ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum mengajukan pinjaman koperasi. Ada persyaratan umum yang perlu kamu penuhi sebelum mengajukan pinjaman. Apa saja syaratnya? Mari simak penjelasan selanjutnya.

Syarat dan Ketentuan Mengajukan Pinjaman Koperasi Agar Lebih Mudah Disetujui

Koperasi memang sebuah badan usaha yang ditujukan untuk menyediakan pinjaman modal usaha tanpa jaminan atau syarat yang memberatkan. Untuk melakukan pinjaman melalui koperasi, kamu tidak hanya membutuhkan contact pinjaman koperasi. Akan tetapi, kamu harus memperhatikan beberapa hal. Khususnya, untuk kamu yang belum terdaftar sebagai anggota koperasi.

Untuk kamu yang ingin melakukan pinjaman, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mendaftar menjadi anggota terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah proses pengajuan pinjaman. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota adalah sebagai berikut.

  1. Harus WNI atau Warga Negara Indonesia
  2. Membayar iuran simpanan wajib serta simpanan pokok sesuai dengan ketentuan koperasi
  3. Memahami AD/ART dan peraturan yang berlaku dalam sebuah koperasi

Setelah memastikan bahwa kamu memenuhi persyaratan di atas, kamu bisa melakukan pendaftaran untuk menjadi anggota. Setelah itu, untuk melakukan pinjaman koperasi, tinggal isi formulir dan sertakan fotokopi kartu identitas yang dibutuhkan.

Tips Memilih Koperasi Simpan Pinjam Terpercaya

Tidak semua pinjaman koperasi tanpa jaminan adalah terpercaya. Jika kamu bisa memilih koperasi yang terpercaya, kamu pun aman. Kamu tidak akan tertipu bunga yang tinggi atau jenis penipuan yang lainnya. Lalu, bagaimana cara memilih koperasi simpan-pinjam terpercaya?

1. Cek Legalitas Koperasi di nik.depkop.go.id

Melakukan pinjaman koperasi juga harus dilakukan dengan cermat, ya. Jangan karena sedang terdesak, kamu justru lupa mengecek hal-hal penting seperti legalitas koperasi. Cara mengecek apakah koperasi telah memiliki izin legal dari pemerintah atau belum, kamu hanya perlu membuka situs nik.depkop.go.id.

Situs tersebut dikelola langsung oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Dalam situs tersebut, tercantum data koperasi-koperasi yang telah memiliki badan hukum di berbagai daerah di Indonesia. Data yang ditampilkan pun sangat lengkap. Ada nomor badan hukum, alamat koperasi, tanggal badan hukum, hingga sertifikat koperasi.

Nah, jika kamu menemukan nama koperasi tertentu, cek dulu legalitasnya melalui situs di atas, ya. Pastikan semua datanya sesuai dengan yang ada dalam situs tersebut.

2. Tanyakan Perihal Rapat Tahunan

Sebelum bergabung dengan koperasi simpan pinjam tertentu, pastikan kamu menanyakan seputar rapat tahunan, ya. Apabila sebuah koperasi masih rajin menggelar rapat tahunan, berarti koperasi tersebut masih bisa dibilang aman. Kamu bisa mengajukan pinjaman koperasi di koperasi tersebut.

3. Cari Tahu Ketentuan Pembagian Sisa Hasil Usaha

Jangan hanya fokus pada tabel angsuran pinjaman koperasi, kamu juga perlu memperhatikan ketentuan sisa hasil usaha atau yang sering disebut dengan SHU. Untuk anggota yang baru saja bergabung, pihak koperasi setidaknya harus menyampaikan sistem pembagian anggaran SHU.

Selain itu, pastikan juga koperasi melakukan perekrutan anggota baru secara terbuka. Perekrutan anggota baru harus disepakati minimal 20 anggota koperasi.

Prosedur Mengajukan Pinjaman

Ilustrasi

Setelah memahami penjelasan sebelumnya, saatnya kamu menyiapkan diri untuk mengajukan pinjaman. Sebelum menuju langkah-langkah di bawah ini, pastikan kamu sudah berstatus sebagai anggota, ya. Setelah itu, kamu bisa memilih produk pinjaman koperasi untuk pekerja swasta atau jenis pinjaman lainnya. Simak penjelasan berikut ini.

1. Siapkan Identitas Diri

Identitas diri yang wajib kamu siapkan adalah KTP. Jika kamu sudah berkeluarga, kamu juga perlu menyiapkan KTP pasangan dan fotokopi KK. Identitas pasangan juga menjadi persyaratan wajib saat mengajukan pinjaman.

2. Siapkan Slip Gaji, Rekening Listrik, dan Proposal Pengajuan Pinjaman

Untuk berjaga-jaga, kamu juga perlu menyiapkan slip gaji bulan terakhir beserta tagihan listrik bulan terakhir. Lalu, supaya pengajuan pinjaman koperasi segera di-ACC, kamu juga perlu menyiapkan proposal pengajuan pinjaman. Proposal ini berisi penjelasan mengenai tujuan pinjaman, misalnya untuk modal usaha atau untuk keperluan lainnya.

Dari proposal ini, pihak koperasi akan memutuskan apakah pengajuan pinjaman kamu disetujui atau tidak. Jika disetujui, kamu akan dibuatkan akad pinjaman yang di dalamnya berisi jumlah pinjaman serta jangka waktu dan sistem pengembalian uang. Karena proposal ini penting, buatlah dengan jujur dan terbuka, ya.

3. Isi Formulir Pengajuan Pinjaman

Setelah yakin semua keperluannya lengkap, kamu bisa langsung mengisi formulir pengajuan pinjaman. Isi dengan jelas dan rapi supaya memudahkah pihak koperasi untuk melihat data kamu. Tunggu sampai pengajuan diterima.

Akhir kata

Ada banyak sekali keuntungan saat meminjam uang di koperasi. Untuk kamu yang sudah menjadi anggota, prosedur pengajuan pinjaman pun tergolong lebih mudah. Tak hanya mudah, proses pencairannya pun sangat cepat. Pinjaman jenis ini sangat cocok untuk kebutuhan mendesak. Seperti yang sudah kita pahami bersama, koperasi memang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya.  

Lalu, dari sisi bunganya, pinjaman koperasi juga memiliki berbagai jenis pinjaman yang bervariasi. Kamu bisa menyesuaikan bunga pinjaman yang menurutmu paling menguntungkan dan tidak memberatkan. Suku bunga yang ringan ini menjadi nilai unggul dari koperasi. Kamu wajib memanfaatkannya.

Demikian penjelasan lengkap mengenai pinjaman koperasi yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan pinjaman dari bank. Selain penjelasan di atas, masih ada banyak sekali hal penting dalam dunia koperasi yang bisa kamu pelajari, lho. Oleh karena itu, jangan lelah untuk belajar, ya! Semoga informasi ini bermanfaat!