Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Jurus Ampuh Agar Tetap Waras Selama Pandemi Ini

Mari jujur pada diri sendiri; pandemi ini membawa banyak sekali perubahan pada aktivitas sehari-hari yang membuat kita sangat rentan terkena stres. Mulai dari work from home yang terus diperpanjang hingga pembatasan aktivitas demi meredam laju pandemi ini. Banyak juga yang kehilangan pekerjaan yang membuat masa ini semakin terasa sulit.

Dulu, kita sering mengandalkan liburan dan jalan-jalan sejenak sebagai salah satu cara ampuh untuk mengusir stres. Tapi sekarang dengan banyaknya pembatasan dan juga aturan baru bepergian yang harus dipatuhi, kita pun jadi tidak bisa sembarangan bepergian. Harus ada plan dan juga melengkapi surat-surat yang diperlukan baru bisa berangkat ke kota favorit untuk sekedar melepas penat dan ‘mengumpulkan semangat’ di masa pandemi.

Ya, liburan adalah jalan ninjaku untuk tetap waras dan semangat menjalani hari selama pandemi ini. Saya yakin kita semua butuh ‘udara segar’ untuk tetap siaga di masa-masa sulit seperti ini. Ada banyak resiko dan tidak mudah memang, namun dengan trik yang biasa dilakukan dulu sebelum corona menyerang, saya tetap bisa liburan sejenak ke kota favorit penuh memori liburan seru di tahun-tahun sebelumnya.

Meski budget liburan saya sedikit lebih ketat karena harus tetap menyediakan tabungan darurat terutama di masa pandemi ini, tapi untungnya ada paylater Traveloka yang menyelamatkan keinginan untuk liburan. Apalagi bagi saya yang tak punya ‘kartu sakti’ alias kartu kredit, paylater Traveloka ini jadi cara kredit tanpa kartu kredit yang sangat membantu.

Paylater Si Penyelamat Saat Jiwa Ingin Liburan Tapi Dompet Kurang Mendukung

Kebetulan sekali status Paylater Traveloka saya sudah aktif karena dari dulu juga sering saya pakai untuk membiayai liburan lalu bayarnya dicicil di bulan berikutnya. Level saya juga sudah berada di Gold Level 2 dengan benefit menarik seperti:

  • Limit hingga Rp25.000.000
  • Pembayaran cicilan bisa hingga 12 bulan
  • Biaya cicilan per bulan lebih rendah, yaitu 2,64% – 3,55%

Saya bisa mencapai level ini karena sering menggunakan Paylater untuk membeli berbagai produk di Traveloka; tiket pesawat hingga hotel. Saya juga tidak pernah telat membayar tagihan per bulan dan selalu membeli tiket atau pesan hotel pakai Paylater Traveloka jauh-jauh hari, bukan dadakan.

Jadi saya sering bingung juga kalau ada yang masih menganggap paylater Traveloka bermasalah karena selama saya menggunakannya untuk kebutuhan liburan sejak Januari 2019 dan aman-aman saja hingga kini. Malah di saat pandemi ini sangat membantu saya tetap bisa liburan atau sekedar staycation dengan tetap bisa mengatur budget dengan baik.

So far, dari awal pandemi di Maret 2020 hingga kini saya sudah memanfaatkan Paylater Traveloka untuk beli tiket kereta ke Bandung untuk liburan singkat saat long weekend, booking hotel di Jakarta untuk staycation, tiket pesawat untuk mengunjungi orangtua saat PSBB sudah dilonggarkan dan masih banyak lainnya.

Keuntungan Pakai Paylater Traveloka Versi Saya

Karena saya sendiri sudah pakai paylater Traveloka sejak Januari 2019, berikut ada berbagai keuntungan pakai paylater Traveloka versi saya yang ingin saya bagikan. Sharing is caring, right?

  • Cara apply-nya sangat mudah dan cepat. Nanti akan saya jelaskan di bagian selanjutnya tentang cara mendaftar dan mengaktifkan paylater Ttraveloka.
  • Limit kredit bisa terus bertambah selama kamu tidak pernah telat bayar dan tidak beli ini itu di Traveloka dadakan dan bayarnya pakai paylater. Ini akan menurunkan skor kredit kamu.
  • Bisa dipakai untuk membayar hampir semua produk yang ada di Traveloka. Kamu hanya perlu memperhatikan T&C apakah pembelian kamu bisa dibayar pakai paylater atau tidak
  • Bisa pilih ingin bayar dalam berapa bulan (tenor)
  • Bunga bersahabat, proses transparan dan tidak ada biaya terselubung.
  • Bisa atur sendiri pengingat untuk membayar tagihan agar tidak kelewatan membayar tagihan bulanan. Bisa diingatkan lewat notifikasi di aplikasi Traveloka yang terinstal di smartphone, bisa lewat SMS dan juga email.
  • History pembayaran bisa dilihat dengan mudah. Semua tercatat dengan jelas dan detail.
  • Jika mau dan mendapat undangan, bisa juga mengaktifkan Paylater Card yang bisa dipakai sebagai pembayaran online maupun offline di seluruh dunia, seperti kartu kredit pada umumnya. Tapi untuk saat ini saya masih menggunakan paylater saja, belum kartunya mengingat kondisi keuangan yang rasanya belum stabil.

Cara Mengaktifkan Paylater Traveloka dengan Mudah

Tertarik bisa liburan dengan cara kredit pakai paylater Traveloka seperti saya? Tenang, cara daftar paylater dan juga cara mengaktifkan paylater Traveloka juga tidak ribet kok!

Oh ya, fasilitas ini hanya untuk kamu yang berumur 21-70 tahun dan memiliki KTP yang sah ya. Jika sudah memenuhi kriteria tersebut, berikut cara daftar paylater Traveloka yang harus kamu tahu.

  • Kunjungi website maupun aplikasi Traveloka
  • Di halaman utama, klik Kartu Tanpa Kredit
  • Ikuti instruksi yang ada di formulir yang tersedia, termasuk mengambil foto diri untuk keperluan verifikasi
  • Selesai

Mudah kan? Selanjutnya kamu harus menunggu sekitar 60 menit untuk Traveloka memproses pengajuan paylater kamu. Jika disetujui, maka Paylater kamu sudah bisa langsung dipakai. Jadi tidak perlu ribet cari cara mengaktifkan paylater Traveloka karena limit akan langsung masuk ke akun dan bisa dipakai untuk pesan ini itu untuk liburan kamu.

Untuk tahap awal (level Silver), kamu akan mendapatkan limit antara Rp1juta – Rp50 juta tergantung evaluasi Traveloka terhadap sumber penghasilan kamu yang nantinya akan dijadikan sebagai sumber untuk membayar cicilan Traveloka.

Jadi bagi kamu yang ingin liburan sejenak untuk memberi angin segar bagi diri sendiri tapi kepentok biaya liburan, kamu bisa nih seperti saya yang memanfaatkan cicilan dari paylater Traveloka.

Tapi pastikan juga kamu tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan selama liburan untuk melindungi diri dari potensi tertular virus corona. Selain itu pastikan untuk selalu update mengenai peraturan perjalanan dengan transportasi umum selama pandemi karena aturannya bersifat dinamis, sering berubah sesuai kondisi virus ini di Indonesia. Semoga kita semua tetap sehat hingga pandemi ini usai dan bisa bepergian seperti sedia kala ya!