Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Mengenal Kurva Permintaan dan Faktor yang Mempengaruhinya

Dalam praktik ilmu bisnis, terdapat realisasi dari hukum permintaan dan penawaran yang biasanya terjadi pada perusahaan. Hukum ini sudah sejak lama dirumuskan, sehingga tingkat permintaan dan penawaran suatu barang atau jasa bisa diperkirakan. Para praktisi bisnis atau ekonom biasa merefleksikan prediksi atau tinjauan kembali kedua hal tersebut pada kurva permintaan dan penawaran.

Mengenal Sedikit Tentang Permintaan Dan Penawaran

Ilmu tentang permintaan dan penawaran sejatinya sudah sejak lama diketahui dan dipelajari oleh manusia, dan lebih mengacu pada praktek bisnis pada umumnya. Perusahaan tidak akan mampu menjalankan fungsi permintaan saja tanpa diimbangi dengan fungsi penawaran. Keduanya saling berhubungan dan memiliki korelasi yang dapat dikalkulasi.

Definisi dari permintaan adalah tingkat pembelian barang oleh konsumen melalui rate fee tertentu pada suatu periode produksi. Dengan kata lain, permintaan dapat didefinisikan sebagai jumlah barang yang diinginkan oleh konsumen berdasarkan tingkat harga. Sehingga permintaan memiliki kurva yang naik turun pada tiap periode, tergantung oleh beberapa hal yang menyebabkannya.

Walaupun terdengar sepele, permintaan ternyata bisa naik dan turun secara signifikan, dan mampu mempengaruhi tingkat penjualan perusahaan. Permintaan pun mengalami naik turun yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat harga, selera atau preferensi konsumen, pendapatan konsumen, dan lainnya. Tak hanya itu, faktor seperti barang pengganti, jumlah kebutuhan, dan intensitas kebutuhan mempengaruhi hal tersebut.

Kurva Permintaan dan Faktor yang Menggesernya

Perusahaan biasanya merefleksikan permintaan melalui sebuah kurva khusus yang dapat diperhitungkan secara akurat. Kurva yang mampu melukiskan hubungan antara permintaan dengan harga disebut sebagai kurva permintaan. Ada beberapa ciri kurva permintaan yang dapat digambarkan, diantaranya sebagai berikut :

1.   Kurva berbanding terbalik, dengan indikator Q (Quantity atau jumlah permintaan) pada garis horizontal dan P (Price atau harga) pada garis vertikal.

2.   Semakin tinggi tingkat harga yang ditetapkan perusahaan (P), semakin berkurang permintaan yang dilakukan pasar (Q).

3.   Kurva memiliki tingkat kelandaian yang tergantung pada rate harga yang diberikan oleh perusahaan.

Kurva ini bisa berubah atau bergeser karena beberapa faktor. Seperti adanya perubahan harga atau faktor yang bukan harga. Yang termasuk faktor bukan harga adalah pendapatan para pembeli, harga barang lain yang sejenis, dan lain sebagainya.

Jenis Kurva Permintaan

Jenis kurva ini beragam, dan merupakan gambaran akan hubungan permintaan tersebut dengan perubahan yang dilakukan oleh perusahaan. Fleksibilitas perusahaan dalam menangkap dan mengadopsi serta memanfaatkan tren yang sedang berlaku pada masyarakat akan terlihat dalam kurva ini. Dua jenis kurva permintaan perusahaan adalah :

1.   Permintaan Elastis (Elastic Demand)

Permintaan elastis adalah jenis permintaan ketika harga jual produk diturunkan oleh perusahaan, masyarakat berbondong-bondong membeli produk tersebut.

Biasanya, kurva ini dapat menggambarkan korelasi barang yang benar-benar dibutuhkan. Contoh, jika harga sepeda motor turun 40%, maka banyak sekali orang akan membeli sepeda motor yang baru.

2.   Permintaan Non Elastis (Non-Elastic Demand)

Permintaan non-elastis adalah jenis permintaan ketika penurunan harga jual produk tidak mempengaruhi besar permintaan secara keseluruhan. 

Misalnya untuk kasus pembelian buah naga, ketika diturunkan harganya, pasti orang akan membeli sekedarnya saja. karena mereka takut membeli sesuatu dengan jumlah banyak untuk barang yang tidak tahan lama.

Jenis kurva permintaan elastis akan berbentuk landai, sedangkan untuk permintaan non-elastis akan bergerak tajam dan curam. Namun jika permintaan yang dilakukan benar-benar tidak elastis, maka garis kurva akan berbentuk vertikal sepenuhnya. 

Demikianlah ilmu mengenai kurva permintaan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat!

Ardo L
A banker. Expert on money management, personal financial and basic investment.