Moneyfazz
Home » Berita Utama » Larangan Arus Mudik Dan Balik Diperpanjang Hingga 7 Juni

Larangan Arus Mudik Dan Balik Diperpanjang Hingga 7 Juni

Kementerian Perhubungan akhirnya memperpanjang kembali larangan arus mudik dan balik hingga satu minggu kedepan atau sampai 7 Juni 2020 nanti.
Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 26 Tahun 2020.

“Dengan demikian larangan mudik dan arus balik yang tadinya berlaku hingga 31 Mei 2020, diperpanjang hingga 7 Juni 2020,” ungkap Jubir Kemenhub, Adita Irawati dalam keterangan tertulis (30/5/2020).

Kemenhub akan memastikan pengawasan pengendalian transportasi di lapangan. Ini artinya, hanya orang yang memenuhi kriteria dan syarat sesuai SE Tugas saja yang masih diperbolehkan untuk bepergian.

Hal tersebut tentu berkaitan dengan upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona.

Adapun keputusan perpanjangan ini berlaku dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 116 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Permenhub Nomor 25 Tahun 2020.

Sebelumnya sudah diterbitkan Permenhub 25/2020 dan berlaku hingga 31 Mei 2020 dan dapat diperpanjang jika diperlukan.

“Terbitnya Keputusan Menhub ini untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 25 Tahun 2020 pada 25 Mei 2020 yang memperpanjang masa berlaku Pembatasan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 hingga 7 Juni 2020,” lanjut Adita.

Adita juga menambahkan, melalui Keputusan Menteri ini, Menhub meminta kepada para Dirjen Kemenhub, Kepala Bandan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Gubernur, Bupati/Walikota, tim Satgas Gugus Tugas pusat serta daerah dan juga operator transportasi untuk melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap implementasi aturan ini.

Di sisi lain, Jendral Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo melakukan peninjauan ke Pelabuhan Penyeberangan Merah dan Pelabuhan Panjang (30/5/2020).

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi KM. 116/2020 di lapangan dan juga pengawasan pengendalian transportasi di pelabuhan agar tetap berjalan baik dan lancar.

Agus langsung meninjau ke lapangan dan memantau situasi implementasi KM 116 Tahun 2020 dan protokol kesehatan Covid-19 di Kantor KSOP Banten lalu dilanjutkan ke Terminal/Dermaga Bandar Jaya yang melayani Kapal Ro-ro untuk tujuan Merak-Bakauheni Lampung.

Pada kesempatan ini Agus juga berpesan agar seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tetap mengutamakan pelayanan keselamatan pelayaran.

Khususnya di tengah wabah Covid-19 dan juga memastikan kelancaran proses logistik lewat jalur laut tetap lancar dan terjamin.

Nantinya pada era new normal, hal ini tentu juga berlaku pada transportasi laut. Dimana masyarakat akan mulai kembali beraktivitas secara normal. Tapi tetap mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Terkait hal tersebut, jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,  khususnya yang berada di lapangan bisa bersinergi dengan semua elemen stakeholder.

Seperti Pemerintah Daerah dan para Operator untuk segera melakukan persiapan segala sesuatu dalam antisipasi diberlakukannya new normal.

Para petugas di lapangan maupun operator kapal harus melaksanakan pengawasan dan pengaturan sebaik-baiknya. 

Mulai dari mekanisme pemesanan tiket maksimal 50 persen dari kapasitas kapal dan juga tetap melaksanakan protokol kesehatan kepada para calon penumpang.

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com