Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Masih Rawan Terkena Net Sell, IHSG Bakal Berat Untuk Menguat

IHSG pada perdagangan pagi IHSG langsung disambut oleh aksi beli yang cukup tinggi dan langsung menanjak 0,83% atau naik ke level 4.937. Kenaikan IHSG pada hari ini merupakan imbas dari membaiknya sentimen global ke pasar investasi Asia pada hari ini.

Sebelumnya sentimen global pada pasar emiten dipenuhi oleh kepesimisan akibat publikasi dari IMF dengan judul krisis yang belum pernah sebelumnya.

Akibat sentimen tersebut yang sebelumnya saham seperti Wall Street yang sebelumnya cuan langsung amblas seiring pesimisnya pelaku investor pada jari tersebut. Hal tersebut juga terjadi di pasar Asia pada hari berikutnya, tak bisa mengelak IHSG pun juga terpengaruh.

Saham perbankan jadi sasaran aksi net sell dan membuat anjlok IHSG ke level 4.800an. Padahal hari sebelumnya sudah ancang-ancang kembali bakal menembus level 5000.

Menguatnya saham Asia Pasifik pada hari ini mengikuti kondisi kembali ademnya perang dagang antara Amerika dengan China. Setelah sebelumnya Navarro melontarkan ujaran yang sedikit bernada keras, namun akhirnya di klarifikasi sendiri.

Sehingga sentimen-sentimen yang ada pada penghujung pekan terakhir Juni ini akan sedikit menguntungkan untuk naiknya aset di dalam negeri.

Terhitung pada perdagangan hari kemarin hampir mayoritas saham sektoral mengalami penguatan. Hanya sektor AGRI dan FINANCE yang tumbang sebanyak masing-masing -0,1% dan -0,03%.

Penurunan saham AGRI mengikuti kondisi di lapangan terkait kekhawatiran cuaca memburuk dan mengakibatkan gagal panen di sektor perkebunan dan pertanian.

Sedangkan yang paling cuan selama perdagangan pada hari kemarin secara sektoral didominasi oleh sektor properti yang naik sebanyak 1,61%.

Dengan meningkatnya saham-saham di mayoritas sektoral dalam negeri tentu bisa menggiring pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun sayang ketika posisi IHSG meninggi sangat rawan terkena sentimen aksi jual oleh Asing.

Hal ini dapat dilihat pada grafik perdagangan hari ini ketika IHSG langsung melambung pada posisi tertinggi harian yaitu pada level 4.900 asing langsung net sell hingga grafik berbalik arah.

Tercatat net sell yang terjadi pada sesi pagi sejumlah Rp 5,77 miliar dengan aksi beli yang hanya sampai Rp 2,10 miliar.

Secara sentimen memang sering sekali IHSG berada pada kondisi semacam ini sehingga akan berat untuk menanjak.

Namun bila dilihat secara sentimen global yang mewarnai perdagangan hari ini IHSG bakal optimis menguat.

Proyeksi penguatan IHSG sebenarnya bisa mencapai lebih dari level 5.000. Namun apabila masih terkena net sell yang cukup tinggi maka range terendah untuk IHSG bakal turun di level 4.800.

Untuk proyeksi pada perdagangan pekan selanjutnya IHSG diproyeksi lebih optimis lagi mengingat fase new normal hampir menuju pembukaan ekonomi skala besar.