Moneyfazz
Emas-Batangan
Home » Berita Utama » Mengekor Emas Dunia, Emas Antam Anjlok Rp. 12.000/Gram

Mengekor Emas Dunia, Emas Antam Anjlok Rp. 12.000/Gram

Setelah turun beberapa hari yang lalu per hari ini emas antam turun lagi degan nilai penurunan Rp. 12.000 per gramnya. Seperti mengekor emas dunia yang hingga akhir April yang lalu anjlok ke 1.714 Dolar Amerika/tray ons.

Penurunan emas selama beberapa pekan ini masih disinyalir akibat sentimen pasar terhadap krisis ekonomi saat pandemi corona. Namun apabila ditelaah terkait emas bisa menjadi safe haven saat terjadi krisis ekonomi maka ini adalah kebalikannya. Seakan pasar global lebih memilih aset-aset berisiko lainnya.

Hal ini dapat dilihat dari histori rupiah dari pertengahan Maret hingga akhir April yang mana stimulus yang didapatkan jauh dari prediksi. Bahkan Gubernur BI, Perry Warjiyo sempat salah prediksi, sampai akhir 2020 rupiah akan stagnan di Rp. 15.000 per Dolar Amerika. Kenyataannya rupiah melesat hingga angka Rp. 14.830/Dolar Amerika Serikat.

Laju dari rupiah tersebut bisa diartikan bahwa pelaku pasar spot sangat positif terhadap ekonomi nasional. Sehingga dari keadaan yang cukup beresiko disamping kebijakan-kebijakan yang kontroversial awal corona pasar masih positif dengan Indonesia.

Pemicu rentetan penurunan emas lain adalah munculnya 2 arah sentimen terkait perang dagang antara Amerika dengan China yang mulai memanas.

Efek tersebut memberikan dampak pada perdagangan emas. Yang pertama pelaku pasar lebih memilih pasar Asia yang lebih kondusif secara ekonomi dan minim kasus corona. Atau menghindari efek perang dagang dan memilih emas sebagai safe haven.

Ini adalah sebab mengapa emas dunia dan emas antam mengalami penurunan walaupun naik hanya tipis pergerakannya.

Terdapat korelasi antara kenaikan pada kurs rupiah terhadap dolar Amerika dengan emas Antam yang pada perdagangan akhir pekan ini turun Rp. 12.000/gram.

Penurunan emas antam dari harga 879.000/gram pada hari kamis lalu, pada hari ini berada pada harga Rp. 867.000/gram. Maka penurunan hari ini terhitung sebesar negatif 1,37%.

Namun penurunan emas bukan hanya diakibatkan oleh sentimen pasar saja. Penguatan rupiah juga memiliki andil pada turunnya harga emas.

Hal ini berdasarkan perhitungan konversi antara emas dunia dengan rupiah yaitu dengan mengubah satuan emas ke gram dahulu. Kemudian mengalikan dengan kurs rupiah pada hari yang sama.

Dengan harga emas USD 1.714/tray ons, maka konversi ke gramnya adalah USD 55,1/gram. Lanjut dengan mengalikan dengan harga kurs rupiah yaitu Rp. 14.830/USD, maka didapat harga emas dunia Rp. 817.133/gram. Sedangkan harga emas antam saat ini Rp. 867.000/gram sisanya anggap itu masuk pada biaya produksi.

Maka kurs dari rupiah terhadap dolar akan memiliki pengaruh terhadap harga emas antam. Jadi bukan karena pelaku pasar emas sudah tidak percaya dengan kemilau dari emas.

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com