Moneyfazz
Home » Tips » Mengenal Rumus Excel Paling Umum Dipakai Dan Contohnya

Mengenal Rumus Excel Paling Umum Dipakai Dan Contohnya

Jika Anda seorang mahasiswa atau pekerja kantoran, pastinya sudah sangat familiar dengan software Microsoft Excel. Tentu, Anda juga sudah sangat paham tentang rumus excel paling umum dipakai dan contohnya. Sehingga mampu mempercepat pekerjaan menghitung angka-angka rumit sekalipun.

Perangkat lunak buatan Microsoft ini hingga saat masih menjadi yang terbaik, meski banyak software serupa bermunculan. Hampir semua pekerjaan, khususnya yang berkaitan dengan pengolahan data-data dan angka, menggunakan Excel untuk mempermudah pengerjaan.

Rumus Excel Paling Umum Dipakai

Excel memiliki banyak fungsi rumus untuk mempercepat pekerjaan Anda. Berikut rumus excel yang sering dipakai di kantor beserta contohnya.

  1. SUM

SUM menjadi fungsi rumus excel paling populer dan paling umum dipakai dalam dunia kerja. Fungsi utama dari rumus ini adalah membantu Anda melakukan pekerjaan penjumlahan. Khususnya, menjumlah data-data yang ada di cell.

Fungsi rumus ini juga bisa menambah data per cell, per range, atau data dalam beberapa range. Penggunaan rumus SUM juga relatif mudah, sehingga banyak dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan/tugas yang sifatnya cepat dan darurat.

  • Rumus SUM:

=SUM(num1, [num2], ..].  

  • Contoh:

=SUM: 2 , 3 , 5 , 6, 10) > 28  =sum(a1 , a2)  

  1. COUNT

Fungsi COUNT hampir sama dengan SUM. Yang membedakan, jika fungsi SUM untuk menghitung jumlah nilai secara keseluruhan. Sedangkan fungsi COUNT untuk menghitung data yang muncul di spreadsheet.

Rumus COUNT sering dipakai untuk menghitung jumlah data atau cell yang berisi angka-angka. Anda bisa menggunakan fungsi ini untuk mendapatkan banyaknya entri dari sebuah range/array.

  • Rumus COUNT:

=COUNT(value1 , [value2], . . . ]

  • Contoh:

=COUNT(a1 : a10)

  1. AVERAGE

Fungsi AVERAGE akan mempermudah Anda dalam menghitung nilai rata-rata pada lembar kerja (spreadsheet) di Excel. Fungsi utama dari rumus ini adalah mencari nilai rata-rata suatu variabel.

Rumus rata-rata ini banyak digunakan tenaga operator komputer di kantor-kantor untuk menghitung jumlah nilai satu kelompok data dibagi dengan jumlah data. AVERAGE dipakai untuk menganalisa data secara umum.

  • Rumus AVERAGE

=AVERAGE(number 1 : number 2)

  • Contoh:

=AVERAGE(L3 : L7)

  1. ROUND

Anda bisa membulatkan angka desimal ke dalam jumlah digit tertentu dalam lembar kerja Excel dengan menggunakan fungsi ROUND.

Cara perhitungannya menggunakan rumus matematika secara umum. Yakni,  angka dibulatkan ke atas jika terdapat angka lebih dari atau sama dengan (>=) 3 dan sebaliknya dibulatkan ke bawah jika < 3.

  • Rumus ROUND

=ROUND(num , num_digit)

  • Contoh:

=ROUND(12 : 374647599,2)

  1. IF

Fungsi rumus IF paling sering dipakai untuk menghitung data dan angka. Rumus IF berfungsi mengembalikan suatu nilai jika kondisi bernilai BENAR/SALAH.

Fungsi IF juga bisa dipergunakan untuk mengembalikan banyak kondisi, dengan menggabungkan beberapa fungsi IF.  Anda bisa menggunakan fungsi IF ini secara bersamaan hingga 64 fungsi IF.

  • Rumus IF:

=IF(logical_test,[value_if_true],[value_if_false])

  • Contoh:

=IF(4<5,”Benar”,”Salah”) > “Benar”

=IF(4>5,”Benar”,”Salah”) > “Benar”

  1. LOOKUP

Banyak pengguna excel saat ini jarang menggunakan fungsi LOOKUP dan sudah beralih ke fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP yang lebih sempurna. Awalnya, fungsi LOOKUP dipakai untuk mencari nilai pada kolom atau baris (raw).

Ada dua jenis fungsi LOOKUP yang sering digunakan dalam spreadsheet, yakni LOOKUP dalam bentuk vektor dan LOOKUP dalam bentuk array. Bentuk vektor mencari nilai dalam range satu baris/kolom.

  • Rumus LOOKUP:

=LOOKUP(Lookup_value; Lookup_vector; [Result_vector])

  • Contoh:

=LOOKUP(A10 ; A2 ; A8 ; E2 ; E8)

Sedangkan bentuk array mencari nilai tertentu di baris atau kolom pertama sebuah array.

  • Rumus:

=LOOKUP(Lookup_value; Array)

  • Contoh:

=LOOKUP(C2 ; $F$2 ; $G$2)

  1. VLOOKUP

Jika Anda ingin mencari suatu nilai data pada sebuah range atau tabel maka gunakanlah fungsi rumus VLOOKUP. Jika nilai sudah ditemukan, Anda bisa menampilkan nilai di kolom berdasarkan urutan kolom.

VLOOKUP juga berfungsi menampilkan data dari sebuah tabel yang tersusun dalam bentuk format vertikal. Penyusunan tabel pada baris pertama harus dari kecil ke besar. Misalnya, Anda ingin tahu kapan ulang tahun anak pegawai Anda.

  • Rumus VLOOKUP:

=VLOOKUP(lookup_value ; lookup_array , [match_type])

  • Contoh:

=VLOOKUP (“Arman” , A1 : C11, 3 , 0)

  1. HLOOKUP

HLOOKUP juga menjadi fungsi rumus spreadsheet penting yang masih banyak digunakan saat mengoperasikan excel untuk menghitung tabel dan lain-lain. Jika VLOOKUP menampilkan format tabel dalam bentuk vertikal. Maka, HLOOKUP menampilkan data tabel dengan format mendatar.

Untuk penyusunan tabelnya tidak ada perbedaan, dimana data pada baris pertama harus berdasarkan nomor urut terkecil hingga terbesar.

  • Rumus HLOOKUP:

=HLOOKUP(lookup_value ; lookup_array , [match_type])

  • Contoh:

=HLOOKUP(“Arman” , A1 : C11, 3 , 0)

  1. MATCH

MATCH berfungsi menampilkan posisi alamat sel yang telah dipilih dalam kelompok data. Dengan kata lain, rumus MATCH berfungsi mencari nilai tertentu pada range, list, atau tabel.

Dengan menggunakan rumus itu, Anda bisa menampilkan posisi relatif nilai tersebut di range, list, atau tabel. Hasil dari penggunaan fungsi ini adalah berupa nomor urutan yang yang dicari. Misalnya, Anda ingin mencari nama seseorang di sebuah tabel.

  • Rumus MATCH:

=MATCH(lookup_value , lookup_array , [match_type])

  • Contoh:

=MATCH(“Johan” , A1 : A20 , 0)

  1. CHOOSE

Rumus CHOOSE berfungsi menampilkan hasil pilihan berdasarkan urutan (nomor indeks) pada suatu referensi (value). Referensi tersebut umumnya berisi data teks, angka-angka, rumus, atau nama range. Dengan kata lain, fungsi CHOOSE dapat menampilkan satu nilai pada satu atau sekumpulan daftar nilai.

Aplikasi dari salah satu fungsi rumus excel yang sering digunakan ini adalah Anda bisa menggunakannya untuk memilih 1 diantara 254 nilai berdasarkan nomor indeks.

Misalnya, jika nilai 10 – nilai 17 adalah nama-nama hewan di kebun binatang, fungsi CHOOSE akan membantu menampilkan salah satu hewan yang dipilih.

  • Rumus CHOOSE

=CHOOSE(index_num , value1 , [value2] , …)

  • Contoh:

=CHOOSE(1 ; “Low” ; “Medium” ; “High”)

  1. DATE

Untuk Anda yang bekerja sebagai operator komputer, fungsi rumus Excel yang satu ini sering dipakai untuk mendapatkan informasi tanggal (date) dengan memasukkan angka tahun, bulan, dan hari.

Dengan fungsi ini akan ditampilkan nomor serial yang merepresentasikan tanggal tertentu. Fungsi DATE akan berguna jika ditemukan tahun, bulan, dan tanggal pada sel yang berbeda.

  • Rumus DATE:

=DATE(year , month , date)

  • Contoh:

=DATE(2020 , 01 , 19)

  1. DAYS

Rumus DAYS digunakan untuk menemukan data hari pada sebuah cell dengan format tanggal. DAYS juga bisa digunakan untuk menghitung jumlah hari diantara dua tanggal.

Anda bisa menggunakan fungsi ini untuk melakukan countdown (hitung mundur) suatu kejadian. Anda juga bisa mengetahui masa kadaluarsa bahan makanan dengan rumus ini.

  • Rumus DAYS

=DAYS(end_date , start_date)

  • Contoh:

=DAYS(“01/03/2015” ; “08/01/2015”)

  1. FIND

Para operator komputer sering menggunakan fungsi FIND untuk menemukan teks atau string (potongan teks) tertentu yang terdapat pada cell berisi teks panjang. Jika Anda menemukan string pada teks, fungsi FIND akan menampilkan urutan atau posisi karakter pertama string tersebut.

Sebagai contoh, jika Anda mencari string “rak” pada kata “kamu rakus”, rumus FIND akan menghasilkan nilai 6, karena huruf r ada di urutan ke-6. Namun, fungsi FIND memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi, yakni “rak” berbeda dari “Rak”.

  • Rumus FIND

=FIND(find_text , within_text , [start_num])

  • Contoh:

=FIND(“a” ; B2 ; 1)

= FIND(“M” ; A2 ; 3)

  1. INDEX

Fungsi INDEX juga termasuk salah satu rumus excel yang banyak dipakai operator untuk mengolah data. Rumus INDEX berfungsi menghasilkan sebuah nilai dari range atau tabel. Dari fungsi ini, nilai di range/ tabel dapat ditemukan.

Sebagai contoh, jika Anda ingin mendapatkan nilai “Sedang” dari daftar kolom keterangan nilai ujian (“Baik” , “Sedang” , “Buruk”. Lakukan dengan mengoperasikan fungsi INDEX. Caranya, lakukan index lokasi nilai yang diinginkan. Pada contoh disini, nilai “Sedang” terletak pada kolom 2.

  • Rumus INDEX:

=INDEX(array , row_num , [column_num)

  • Contoh:

=INDEX(A2 : B3 , 2 , 2)

=INDEX({1 , 2 ; 3 , 4} , 0 , 2)

Rumus-rumus dalam Excel akan terus dipakai seiring dengan semakin tumbuhnya kelompok studi dan lembaga riset dan pengembangan yang membutuhkan data processing yang cepat dan akurat.

Itulah beberapa rumus Excel paling umum dipakai dan contohnya dalam dunia kerja. Kunci keberhasilan dalam mengoperasikan salah satu produk Microsoft Office ini adalah dengan memanfaatkan rumus-rumus yang tersedia untuk mempermudah perhitungan. 

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com