Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

New Normal Mulai Lancar Kini Giliran Bisnis Wisata Bergeliat

Bali pagoda , Indonesia

Masuk fase kedua pelaksanaan new normal, perkembangan ekonomi di Indonesia kini siap bergeliat utamanya pada sektor wisata.

Para pelancong domestik maupun asing mengekspresikan betapa mereka ingin segera berwisata setelah pandemi corona ini usai. Walaupun saat ini kondisi corona belum benar-benar rampung namun dengan konsep new normal ini bisa langsung mendongkrak roda pariwisata di Indonesia.

Pariwisata memang menjadi yang terdampak semenjak corona ini merebak masuk ke Indonesia. Bisni penyokong pariwisata seperti penerbangan maupun jasa transportasi juga mau tidak mau mengurangi hingga menutup bisnisnya.

Dengan dilonggarkannya status lockdown di beberapa wilayah Indonesia, melalui kebijakan new normal bisnis-bisnis kini berangsur membaik walaupun belum sepenuhnya.

Untuk bisnis pariwisata di Indonesia kini sudah mulai dibuka dan bisa segera diakses kembali. Namun Kemenparekraf telah menyiapkan beberapa aturan yang harus diikuti oleh pengunjung selama mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia.

Alur pembukaan wisata di Indonesia pada masa new normal ini bakal diawali dengan proses publikasi. Hal ini telah dilakukan dan antusiasme masyarakat maupun wisatawan domestik patut diapresiasi. Pasalnya setelah publikasi dan promosi wisata Indonesia mendapat rating yang cukup tinggi utamanya wisata di Bali.

Selain di bali banyak tempat-tempat wisata di daerah lain yang juga menjadi incaran seperti borobudur, prambanan, hingga, wisata alam.

Anemo wisatawan untuk segera berwisata ini tentu bisa memancing gairah bisnis parawisata itu sendiri, setelah sebelumnya lesu akibat corona. Selama new normal ini berhasil momentum naiknya rating pariwisata Indonesia bisa jadi pendongkrak ekonomi.

Hal ini juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada beberapa kesempatan jumpa pers beberapa waktu yang lalu. Bahwa pemerintah harus bersinergi agar bisnis-bisnis dan usaha pariwisata bisa segera didongkrak. Karena bisnis inilah yang paling terdampak selama corona.

Pembukaan tempat wisata ini bakal dilakukan bertahap dan memenuhi standar gugus penanganan covid-19.

Dimulai dari wisata di pulau seribu yang bakal dibuka pada 13 Juni mendatang. Pemerintah DKI telah menyusun peraturan bagi pengunjung maupun pihak pengelola dalam SK Kadinparekraf Provinsi DKI Jakarta. Salah satunya adalah pengunjung kepulauan seribu dibatasi 50%  dari total pengunjung pada hari normal sebelum corona.

Kemudian untuk tempat wisata di Bali saat ini masih menunggu keputusan resmi pemerintah daerah kapan wisata boleh dibuka. Namun pihak pengelola menuturkan bahwa beberapa tempat wisata sudah siap dengan kebutuhan kebersihan seperti wastafel, tempat hand sanitizer, dll.

Lainnya seperti bisnis perhotelan di Malang mendapat stimulus bantuan keringanan pajak 50% untuk segera bergeliat menyongsong new normal.

Bergeliatnya bisnis wisata ini tentu bisa menjadi penyokong peningkatan devisa negara serta penyokong ekonomi masyarakat setempat yang bergantung pada wisata.