Moneyfazz
Home » Berita Utama » Pasien Corona Batam Bertambah Jelang Penerapan New Normal

Pasien Corona Batam Bertambah Jelang Penerapan New Normal

Pasein Corona di Batam kian bertambah, padahal kota ini akan memberlakukan pola new normal. Bahkan diketahui penambahan jumlah pasien per hari  di atas angka 10. 

Dikabarkan dari hasil tracing tim kesehatan Batam, masyarakat yang terpapar adalah dari klaster jemaah HOG dan juga klaster lainnya. 

Dari data infografis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau menyebutkan, ada 11 pasien positif corona baru. Hingga kini total kasus Corona di Batam menjadi 150 kasus.

Dan untuk Kepulauan Riau menjadi 218 kasus. Untuk itu, Walikota Batam yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Batam,

Muhammad Rudi menyatakan penambahan 11 kasus ini berdasarkan penelusuran dan pengembangan dari 4 klaster. Yaitu HOG Eden Park, Palm Spring dan TGR-Cases.

“Sebelas kasus baru tersebut terdiri dari 7 pasien perempuan dan 4 pasien laki-laki,” ungkap Rudi (3/6/2020). 

sementara itu pasien pertama yang merupakan kasus 141 Batam adalah seorang perempuan berumur 25 tahun yang tinggal di kawasan ruko terowongan Sei Panas Kelurahan Sei Panas Kecamatan Batam Kota, Batam. 

Perempuan ini juga merupakan ibu kandung dari terkonfirmasi positif di kasus 133 Batam, yang meninggal mendadak di rumahnya dengan riwayat keluhan batuk disertai demam dan sesak nafas. 

Sedangkan yang kedua adalah kasus 142 Batam seorang laki-laki berusia 30 tahun  yang tinggal di perumahan Sukajadi, Batam. Yang bersangkutan adalah adik kandung dari konfirmasi positif kasus ke 100 Batam. 

Lalu kemudian untuk kasus 143 Batam merupakan seorang laki-laki berumur 29 tahun yang juga tinggal di perumahan Sukajadi Batam. Yang bersangkutan masih adik ipar dari kasus 100 Batam.

Dari hasil pemeriksaan kasus 142 dan 143 terpapar virus saat silaturahmi perayaan Lebaran Idul Fitri.

Kasus ke-100 Batam ini menjadi klaster baru yaitu TGR-Cases. 

Selanjutnya ada kasus 144 Batam yang merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal di perumahan Sukajadi dan merupakan keponakan dari kasus 100.

Untuk kasus 145 Batam, seorang perempuan berusia 52 tahun, tinggal di perumahan Sukajadi dan merupakan ibu mertua dari kasus 100 Batam.

Untuk kasus 146 adalah seorang laki-laki berusia 49 tahun, pedagang Pasar Toss 3000, beralamat di perumahan Glory View Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Batam. Pria ini merupakan ayah kandung dari kasus positif 131 Batam. 

Untuk kasus 147 adalah perempuan berusia 38 tahun yang tinggal di perumahan Diamond Palace Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota, Batam. Penularan terjadi saat menghadiri takziah seorang pasien  PDP. 

Kasus 148 merupakan seorang perempuan 68 tahun yang tinggal di perumahan Citra Batam, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Batam.

Kasus 149, adalah seorang perempuan 29 tahun yang tinggal di perumahan Sukajadi, Batam.

Lalu untuk kasus 150 merupakan seorang perempuan berusia 34 tahun yang tinggal di perumahan Oriana, Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, Batam. 

Dan terakhir ada kasus 151 berusia 46 tahun yang tinggal di perumahan Perum Griya Permai, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung, Batam.

Tingginya pertumbuhan kasus Covid-19 di Batam serta berbagai klaster terbaru yang terjadi, baik transmisi lokal atau impor ini adalah buntut dari ketidaksadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah. 

Untuk itu Rudi mengimbau agar masyarakat Batam tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta tetap di rumah saja. 

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com