Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Pemprov Sumut Segera Usulkan New Normal Ke Menteri Kesehatan

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera akan mengusulkan penerapan new normal kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan (Menkes).

Adapun penerapan new normal ini terkait pandemi virus corona

Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumut mengatakan, saat ini draf konsep new normal sedang dikaji oleh Pemerintah Kabupaten/Kota bersama  Forkopimda masing-masing.

“Pengkajian diharapkan, agar disesuaikan dengan kondisi di wilayah masing-masing. Termasuk salah satunya mempertimbangkan zona, baik merah, kuning, oranye, atau hijau,” ungkapnya (16/6).

Edy juga menyampaikan new normal bukan tentang pilihan cocok atau tidak cocok. Bukan juga pilihan harus diterapkan atau tidak harus diterapkan.

New normal adalah sebuah cara pandang baru dalam menjalani kehidupan. Yaitu berdampingan dengan virus Corona.

“New normal ini artinya kita memahami ada Covid-19,  namun bukan berarti aktivitas atau produktivitas kita terhambat,” ungkapnya. 

Lebih lanjut mengenai rencana penerapan new normal, Gubernur Edy Rahmayadi meminta untuk para pelaku usaha termasuk mal dan pasar tradisional lebih mempersiapkan diri. 

Pelaku usaha akan diminta untuk taat aturan protokol kesehatan di masa penerapan new normal nantinya.

Edy juga mengingatkan dalam penerapan aturan protokol kesehatan di masa new normal nantinya,

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara akan memberikan hukuman berupa denda pada pelaku usaha yang tidak taat protokol kesehatan.

Terkait hal ini, akan diatur dalam Pergub dan Perwal sebagai landasan hukum. Tujuannya tentu agar semua pihak dan segala lapisan masyarakat mematuhi aturan.

Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah menyampaikan, pelaku usaha untuk melakukan hal teknis dan perlu menjadi perhatian semua pihak terutama para pelaku usaha tradisional.

“Saya minta pengelola untuk dapat lagi memberikan imbauan dalam hal ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar mengatakan, akan lebih memperketat lagi pintu masuk Sumut di masa new normal nanti.

Pihaknya akan menggelar operasi Ketupat Toba selama 37 hari seiring dengan penerapan new normal dan akan lebih diperketat lagi tentang pengawasan. 

“Pelaku usaha untuk memperhatikan jumlah pengunjung yang datang dengan mengatur jarak dan memakai masker, serta menyediakan tempat bagi petugas,” ungkap Martuani.

Di sisi lain, jumlah pasien positif virus Corona di Sumatera Utara terus meningkat. Per Rabu (17/6), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut mencatat ada penambahan 13 pasien konfirmasi positif Corona, Jadi totalnya ada 970 orang. 

Untuk pasien positif Corona yang meninggal belum mengalami perubahan yaitu masih 67 orang.

Sementara untuk pasien sembuh Corona mengalami peningkatan yaitu 5 orang, dari sebelumnya 221 orang kini menjadi 226 orang. 

Lalu untuk pasien dalam pengawasan (PDP) hari ini bertambah, dari sebelumnya 143 orang menjadi 160 orang. 

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) juga kembali meningkat, dari yang sebelumnya 714 orang menjadi 892 orang.