Moneyfazz
Home » Berita Utama » Positif Covid-19 Meningkat Di Medan, Pemko Lakukan Ini!

Positif Covid-19 Meningkat Di Medan, Pemko Lakukan Ini!

Menyusul Covid-19 yang semakin meningkat di Medan, maka Pemerintah Kota Medan akan menerapkan sistem Karantina Sehat berdasarkan Peraturan Wali Kota.

Hal ini disampaikan langsung oleh Akhyar Nasution selaku Plt Wali Kota Medan, “Perwal (Karantina Kesehatan) hari ini akan saya tanda tangani dan akan aktif dioperasionalkan besok, tanggal 1 Mei 2020, ungkapnya, Kamis (30/4/2020) kemarin.

Akhyar menjelaskan pergerakan orang di kota Medan akan dibatasi selama masa Karantina Kesehatan tersebut berlangsung. Namun, berapa lama berlangsungnya karantina ini belum dijelaskan lebih lanjut.

Adapun langkah ini diambil karena kota Medan sudah memasuki kategori transmisi lokal virus Covid-19. Pemko akan melakukan screening dan pembatasan pergerakan orang.

Setiap orang wajib menggunakan masker saat keluar rumah, apalagi masker kini mudah didapatkan jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak memakainya. Pemko Medan juga telah mendistribusikan 3 ribu masker di setiap kelurahan.

Rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta larangan orang-orang untuk berkerumun.

Dalam Perwal juga diatur soal karantina bagi orang tanpa gejala (OTG), pelaku perjalanan (PP), pasien dalam pengawasan (PDP) gejala ringan dan juga orang dalam pantauan (ODP).

Orang-orang yang masuk dalam kategori ini tidak diperbolehkan keluar rumah dan kebutuhan hidupnya dibantu oleh pemerintah setempat.


” Karantina rumah adalah yang masuk klasifikasi pelaku perjalanan (PP), OTG, ODP, dan PDP ringan. Wajib melakukan karantina rumah dan akan diberikan hak hidup yang layak menurut kemampuan yang ada dan rumahnya dijaga oleh petugas. Orang-orang ini tidak boleh keluar rumah”, tambah Akhyar.

Sementara itu untuk karantina dilakukan maksimal 2 kali masa inkubasi virus. Jika ada warga yang tetap memaksakan keluar akan diberi sanksi tegas. Sanksi tersebut bisa berupa administrasi dan juga ditangani oleh pihak kepolisian.

Di sisi lain, per Kamis (30 April 2020) kasus pasien positif virus Corona di kota Medan diakumulasikan sebanyak 88 orang. Rinciannya adalah sebagai berikut, 9 orang meninggal, sebanyak 29 orang dinyatakan sembuh dan 50 orang masih menjalani perawatan secara intensif.

Pemko Medan juga telah menetapkan sejumlah kecamatan yang memasuki zona merah penyebaran virus corona. Seperti Medan Tembung, Medan Denai, Medan Kota, Medan Amplas, Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Selayang dan Medan Sunggal.

Untuk kasus positif corona di Sumatera Utara sendiri juga terbilang cukup meningkat. Setidaknya ada 12 daerah di Sumut yang terpapar virus Covid-19.

Antara lain kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba, Pematangsiantar, Asahan, Dairi, Karo, Labuhanbatu, Tapanuli Utara, Kota Binjai dan Tebingtinggi.

Dari 12 daerah ini ditemukan pasien positif Covid-19. Yang paling banyak ada di Medan yaitu 88 orang positif corona, Deli Serdang ada 12 orang, di Simalungun dan Pematangsiantar masing-masing ada 3 orang positif Covid-19, Kamis (30/4/2020).

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com