Moneyfazz
Home » Berita Utama » PSBB Banjarmasin Diperpanjang Selama 10 Hari

PSBB Banjarmasin Diperpanjang Selama 10 Hari

Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 10 hari.

Seperti diketahui, PSBB lanjutan ini adalah tahap III setelah sebelumnya dilakukan juga PSBB tahap II selama 14 hari. Terhitung PSBB tahap III berlaku mulai hari ini, 22 Mei 2020 hingga 31 Mei mendatang.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina setelah melakukan rapat evaluasi PSBB tahap II di rumah dinas Wali Kota (21/5/2020).

“Setelah mencermati kebijakan dari Pemerintah Pusat, kemudian juga Penetapan Masa Tanggap Darurat Nasional hingga tanggal 30 Mei, maka PSBB tahap III di Banjarmasin akan kita perpanjangan selama 10 hari saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ibnu mengatakan, harapannya dalam pelaksanaan PSBB tahap II ini tim Gugus Tugas Banjarmasin masih bisa melakukan upaya penelusuran atau tracing kasus Covid-19 di lapangan.

Terlebih sosialisasi harus lebih masif di lakukan kepada masyarakat. Hal ini untuk membantu meningkatkan kesadaran bahwa virus Covid-19 ini cukup berbahaya.

Banjarmasin merupakan wilayah dengan tingkat penularan Covid-19 tertinggi di Kalimantan Selatan.

Ibnu juga mengatakan bahwa segala kekurangan PSBB di tahap pertama dan kedua nantinya akan diperbaiki pada tahap III ini.

Pengetatan dan pemeriksaan juga akan dilakukan di posko-posko atau perbatasan.

Selain itu, untuk wilayah yang lebih kecil seperti RT dan RW akan dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) terkait pasal 18 Perwali.

“Akan kita upayakan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Kecil atau PSBK secara mandiri ditingkat RT/RW sesuai dengan pasal 18 Perwali,” ujar Ibu Sina.

Ibnu mengharapkan untuk warga bisa lebih bekerja sama pada PSBB tahap III ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti tetap menggunakan masker dan melakukan physical distancing.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan, M Muslim mengumumkan terdapat penambahan 9 pasien yang terkonfirmasi virus corona per Kamis (21/5/2020).

M Muslim mengatakan total pasien terkonfirmasi positif corona jumlahnya 557 orang dari penambahan sebanyak 9 orang.

Penyumbang kasus terbanyak berdasarkan tracing adalah berasal dari Kabupaten Banjar dan Tanah Bumbu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 424 orang masih dirawat secara intensif di sejumlah rumah sakit di Banjarmasin dan juga menjalani karantina khusus.

Untuk pasien yang dinyatakan meninggal ada penambahan 3 kasus jadi sekarang totalnya ada 56 orang. Pasien sembuh sampai hari ini jumlahnya ada 77 orang.

M Muslim juga menambahkan, Banjarmasin merupakan wilayah dengan tingkat penularan Covid-19 tertinggi yaitu dengan jumlah 205 kasus.

Di sisi lain, menyikapi tingginya tingkat penularan Covid-19 di Kalsel, Pemrov Kalimantan Selatan membuka peluang kepada warga negara Indonesia.

Untuk berpartisipasi menangani pandemi di Banjarmasin, yaitu dengan membuka lowongan tenaga khusus penanganan corona yang dilakukan lewat website khusus.

Pendaftaran akan mulai dibuka pada 26 Mei yang akan datang dan ditutup pada 28 Mei 2020.

Adapun nantinya jumlah tenaga medis yang direkrut sebanyak 136 formasi dari berbagai klasifikasi. (21/5/2020).

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com