Moneyfazz
Home » Istilah Finansial » Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi Fiskal

Di bidang ekonomi, istilah rekonsiliasi umum digunakan manakala terjadi perbedaan terhadap suatu hal. Arti rekonsiliasi secara harfiah adalah proses penyelesaian perbedaan. Yang biasa terjadi di bidang perekonomian yaitu rekonsiliasi fiskal. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal tersebut, simak ulasan lengkapnya berikut ini

Pengertian Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi fiskal atau yang biasa disebut juga dengan koreksi fiskal adalah proses mencocokkan perbedaan data yang ada pada laporan keuangan perusahaan dengan laporan keuangan berdasarkan ketentuan perpajakan. 

Dengan kata lain, laporan keuangan perusahaan harus disamakan dengan laporan yang diterima oleh dirjen pajak. Revisi laporan keuangan ini terjadi manakala penyusunan laporan tidak sesuai dengan format dari sistem perpajakan. Dan hal tersebut tidak akan lepas dari akuntansi perpajakan.

Dokumen rekonsiliasi fiskal tidak lain adalah SPT tahunan PPh berupa kertas kerja yang berisi penyesuaian laba rugi komersial perusahaan sebelum dikenai pajak dan perhitungan laba rugi berdasarkan ketentuan perpajakan. 

Dalam hal ini, komponen yang ada dalam laporan laba rugi juga harus dicocokkan seperti biaya pengeluaran dan pendapatan.

Jenis Rekonsiliasi/Koreksi Fiskal

Saat melakukan proses rekonsiliasi fiskal akan ada yang namanya koreksi fiskal positif dan koreksi fiskal negatif. 

  1. Koreksi fiskal positif merupakan keadaan dimana laba fiskal lebih besar daripada laba komersial atau rugi komersial lebih besar daripada rugi fiskal.

    Koreksi fiskal positif disebabkan oleh beberapa hal seperti adanya dana cadangan, pajak penghasilan, harta yang dihibahkan, gaji yang dibayarkan kepada pemilik. Bisa pula disebabkan karena adanya imbalan terkait pekerjaan, sanksi administrasi, dan penyesuaian fiskal positif lainnya.
  1. Koreksi fiskal negatif merupakan koreksi yang mengakibatkan laba fiskal lebih kecil daripada laba komersial  atau rugi komersial lebih kecil daripada rugi fiskal. Koreksi fiskal negatif disebabkan karena adanya selisih komersial terkait pengurangan fiskal, penghasilan yang tidak masuk dalam objek dikenai pajak tapi masuk dalam transaksi usaha.

Penyebab Terjadinya Rekonsiliasi Fiskal

Penyebab rekonsiliasi fiskal terkait oleh dua faktor, yaitu:

  • Beda Waktu

Rekonsiliasi fiskal seringkali terjadi karena terdapat perbedaan waktu pencatatan pada cash basis dalam waktu yang lama, misalnya lebih dari satu tahun. Kondisi ini disebabkan oleh banyak hal seperti adanya penyusutan laba atau bisa juga karena lambatnya penagihan piutang. 

Sebagai contoh, pendapatan pada kontrak jangka panjang dapat diklaim/diakui pada saat kontrak selesai. Namun tidak demikian halnya pada ketentuan perpajakan, pajak diakui saat terjadinya pembayaran termin dan uang muka.

  • Beda Tetap

Kondisi beda tetap terjadi apabila terdapat transaksi perusahaan yang seharusnya tidak masuk standar wajib pajak. Dan jika dimasukkan kedalam laporan, maka tentunya akan terjadi perbedaan dengan laporan pajak sehingga butuh koreksi dan revisi. 

Sebagai contoh, biaya sumbangan yang pada laporan laba rugi komersial bisa dikurangkan dari pendapatan. Akan tetapi, berbeda halnya pada laporan akuntansi pajak yang tidak membolehkan pengurangan dari pendapatan.

Perlu menjadi catatan bahwa ada transaksi beda tetap yang harus dibayarkan pajaknya. Diantaranya perpindahan harta, bunga deposito, dan penghasilan dari sewa tanah.

Rekonsiliasi fiskal yang bertujuan untuk memperbaiki laporan keuangan dengan melakukan penyesuaian antara penghasil pokok dengan transaksi yang dikenai pajak. 

Untuk mengatasi kesalahan perhitungan terkait pajak, ada baiknya dilakukan evaluasi secara rutin untuk meminimalisir terjadinya kesalahan. Informasi terkait rekonsiliasi fiskal yang telah dipaparkan semoga bisa bermanfaat dalam membantu anda dalam melakukan pelaporan keuangan laba rugi secara cermat.

Update data kasus Covid-19/ Corona Terbaru
Global Total
Last update on:
Cases

Deaths

Recovered

Active

Cases Today

Deaths Today

Critical

Affected Countries

Total in Indonesia
Last update on:
Cases

Deaths

Recovered

Active

Cases Today

Deaths Today

Critical

Cases Per Million

Selengkapnya

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com