Moneyfazz
Home » Berita Utama » Rupiah Siap Tembus Dolar Ke 14ribu, Tapi Dolar Malah Rebound

Rupiah Siap Tembus Dolar Ke 14ribu, Tapi Dolar Malah Rebound

Selama perdagangan pasar spot bulan Juni ini rupiah menguat hingga hampir tembus ke bawah level Rp. 14.000 per dolar Amerika. Pada hari ini rupiah memiliki tanda-tanda penguatan lagi namun masih tertahan oleh reboundnya dolar terhadap kurs mata uang lain.

Kurs dolar dari data CNBC mulai perdagangan pekan kemarin tanggal 25 Mei hingga pekan awal Juni ini turun sebanyak 2,568 poin atau sebanyak 1,026%. Banyak sekali sentimen yang mempengaruhi penurunan indeks dolar selama sepekan lebih ini.

Meruncingnya perang dagang antara Amerika dengan China membuat terombang ambingnya pelaku pasar. Sehingga mengakibatkan beralihnya pelaku pasar dari dua mata uang yang berseteru ini ke aset yang lebih aman.

Kebijakan Trump yang sedikit mengancam terkait bakal diputusnya hak istimewa Hong Kong. Hal ini membuat pelaku pasar beranggapan bahwa tindakan Trump terlalu berlebihan. Belum lagi terkait soal siaran pers oleh Trump tentang tindakan apa yang bakal dilakukan namun tidak diteruskan secara gamblang.

Kemudian sentimen negatif berasal dari kasus kematian George Floyd yang menimbulkan aksi massa turun ke jalan hingga hampir di seluruh bagian Amerika. Para demonstran memprotes terkait tindakan salah satu polisi yang menindak George di depan umum hingga meninggal.

Walaupun akhirnya polisi yang menindak George, Derek Chauvin ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Namun protes masyarakat Amerika semakin menjadi hingga puncaknya terjadi pada awal Juni lalu yaitu kerusuhan di depan Gedung Putih.

Sentimen dari kabar besar tersebut efektif membuat dolar terhempas dan memerah sepanjang hampir sepekan. Pada hari ini kondisi indeks dolar sedikit pulih dan rebound ke level 97,457 atau naik 0,20%.

Reboundnya dolar Amerika juga membuat mayoritas mata uang di Asia memerah termasuk mata uang rupiah Tanah Air.

Setelah tembus pada level Rp. 14.050 per dolar Amerika data dari reuters pagi tadi. Siang ini rupiah ditahan pada level Rp. 14.068 per dolar Amerika atau naik +0.13%.

Sedangkan sentimen pasar spot Asia terhadap rupiah pada perdagangan hari ini rupiah babak belur memerah siang ini. Rupiah hanya bertahan menghadapi ringgit Malaysia dengan penguatan sebanyak 0.1959%.

Data tersebut memberikan gambaran pergerakan pasar untuk rupiah pada hari ini secara sentimen bakal mengalami koreksi terhadap Dolar.

Namun secara sentimen dalam negeri saat ini aset-aset dalam negeri sedang segar-segarnya di buru oleh asing. Hal ini bisa saja memicu rupiah untuk bertahan lebih lama lagi dan menguat.

Hanya saja memang setelah menguat lama biasanya rupiah rawan terkena aksi ambil untung atau taking profit. Namun diprediksikan apabila rupiah hari ini melemah akibat aksi ambil untung maka bisa dianggap koreksi dan masih bisa menguat lagi karena harga masih jauh undervalue.

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com