Cek sekarang! Harga emas hari ini paling update

Saham Perbankan Kena Sentimen Net Sell, IHSG Melemah

Krisis ekonomi akibat covid-19 di Indonesia saat ini tidak bisa dianggap gampang atau diremehkan. Melihat saham composite atau IHSG tembus level psikologis tidak bisa menjadi acuan bahwa perekonomian di Indonesia sudah aman. Nyatanya hari ini IHSG harus melemah dan kembali lagi parkir di bawah level 5000.

Melihat data yang ada saat ini, jumlah kasus corona di Tanah Air belum menunjukkan tanda-tanda bakal menurun malah melonjak naik. Banyak pihak menduga Indonesia terlalu dini mengambil keputusan untuk menteken kebijakan new normal.

Jumlah kasus covid-19 di Indonesia per tanggal 11/06 mencapai 35.295, dan sempat pada hari kemarin Indonesia tembus rekor kasus baru yaitu naik 1000 kasus lebih.

Bak efek domino dengan tidak membuka akses untuk melakukan kegiatan ekonomi maka semakin banyak yang harus ditanggung pemerintah pada kondisi saat ini. Namun apabila new normal ini tidak ditaati atau masyarakat lebih sembrono maka peningkatan kasus tidak akan terelakkan.

Dengan bertambahnya jumlah kasus hingga mencatat rekor baru dalam satu hari, hal ini bisa menyebabkan kekhawatiran investor di pasar saham.

Hal ini dapat dilihat dari grafik IHSG yang menurun pada perdagangan hari kamis ini. Dengan menurunnya nilai aset saham dan dikaitkan dengan naiknya kasus covid di tanah air, maka bisa diartikan investor telah mengambil langkah aman.

Negatifnya sikap investor pada kondisi ini sering terjadi aksi net sell di saham-saham yang paling likuid, utamanya saham perbankan.

Aksi net sell ini sering dipicu aset yang sudah melakukan rally beberapa hari, dan juga pada kondisi yang dinilai darurat.

IHSG sempat mencatatkan rally pada pekan ini walaupun pendek namun kenaikan dari level di bawah 5000 hingga melebihinya adalah suatu catatan yang bagus. Namun tentu berada pada level psikologis bisa memicu koreksi akibat aksi ambil untung jangka pendek.

Aksi net sell yang tercatat pada perdagangan hari ini sejumlah Rp. 47,70 miliar di seluruh sektor yang diperdagangkan pada hari ini.

Pada hari ini saham pada sektor finansial turun sebanyak 1,99%,sektor perdagangan turun 1,86%, saham di sektor konsumsi turun sebanyak 1,37%.

Untuk saham perbankan seperti BBRI mencatatkan net sell oleh asing sebesar lebih dari Rp. 100 juta. Kemudian ada BMRI yang mencatatkan ne sell oleh asing sebesar lebih dari Rp. 46 juta. Dan terakhir ada BBNI mencatat net sell oleh investor asing sebesar lebih dari Rp. 45 juta.

Dilihat dari segi penurunan value BBNI pada perdagangan hari ini anjlok paling rendah yaitu sebesar 6,8%. Disusul oleh BBTN yang turun juga sebesar 5,9%.