Moneyfazz
Home » Layanan Pemerintah » Pahami Syarat dan Cara Membuat SKCK, Agar Proses Penerbitan Bisa Lebih Mudah

Pahami Syarat dan Cara Membuat SKCK, Agar Proses Penerbitan Bisa Lebih Mudah

Meski hanya berupa selembar kertas, nyatanya SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian menjadi salah satu dokumen penting yang diperhitungkan. Pasalnya, dokumen ini menjadi bukti yang menerangkan seseorang pernah tercatat atau tidak dalam kegiatan kriminal atau kejahatan.

Atas dasar itulah, surat ini kerap menjadi salah satu syarat administrasi dalam berbagai keperluan. Sebut saja seperti; penerimaan CPNS atau pegawai BUMN, pendaftaran sekolah di dalam maupun luar negeri, melamar pekerjaan, hingga pencalonan diri sebagai pejabat atau posisi politik lainnya. 

Mengingat surat ini hanya bisa diterbitkan oleh Kepolisian RI, baik melalui Kepolisian Sektor (Polsek) ataupun Kepolisian Resort (Polres), banyak orang yang menganggap bahwa pengurusannya cenderung susah dan ribet. Padahal, jika Anda bisa menyiapkan syarat membuat SKCK dengan benar, proses pembuatannya pun jadi lebih mudah. Apalagi, kini telah tersedia pembuatan SKCK secara online yang tentunya lebih efektif, efisien, dan fleksibel. 

Agar Anda tidak bingung, berikut beberapa tahapan pembuatan SKCK yang perlu diketahui. 

Menyiapkan Surat Pengantar

 

Layaknya keperluan administrasi lainnya, pembuatan SKCK juga membutuhkan surat pengantar dari kelurahan atau desa. Tentunya, untuk bisa mendapatkan surat pengantar ini, Anda harus terlebih dulu memulainya dari tingkat terbawah, yakni RT. Anda harus berkunjung ke kediaman ketua RT setempat untuk minta dibuatkan surat pengantar ke ketua RW. Dari ketua RW, Anda akan mendapat surat pengantar untuk ke kelurahan atau desa. 

Di kantor kelurahan atau balai desa, serahkan surat pengantar tersebut pada petugas dan Anda akan diminta untuk mengisi dan melengkapi formulir. Pada tahap ini, umumnya Anda tidak akan dikenai biaya, hanya saja ada beberapa wilayah yang mewajibkan biaya sukarela untuk dana/kas desa. 

Perlu diketahui pula, bahwa kini ada beberapa daerah –utamanya di kota besar– yang telah menghilangkan persyaratan ini. Dalam artian, surat pengantar dari desa/kelurahan bukan lagi hal yang mutlak, demi kemudahan proses pembuatan SKCK. Salah satu kota yang telah menerapkan ini adalah Polrestabes Surabaya. Jadi, ada baiknya jika Anda memastikan terlebih dulu di Polsek atau Polres terdekat, apakah syarat ini berlaku atau tidak. 

Menyiapkan Dokumen Persyaratan

Setelah memperoleh surat pengantar, langkah selanjutnya adalah menyiapkan dokumen persyaratan. Berdasarkan informasi dari laman polri.go.id, ada banyak syarat membuat SKCK yang harus dipenuhi, di antaranya;

  • Bagi Warga Negara Indonesia
  • Fotokopi KTP atau SIM yang masih berlaku
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Pas foto terbaru ukuran 4X6 berlatar merah sebanyak 6 lembar
  • Fotokopi akte kelahiran atau ijazah terakhir, dan
  • Mengisi formulis daftar riwayat hidup 
  • Bagi Warga Negara Asing (WNA)
  • Fotokopi paspor
  • Fotokopi surat nikah
  • Fotokopi KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) atau KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap)
  • Pas foto terbaru berlatar kuning sebanyak 6 lembar
  • Fotokopi Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja
  • Fotokopi Surat Tanda Melapor (STM) yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian
  • Bagi yang memperpanjang SKCK
  • Mengisi formulir perpanjangan SKCK
  • Membawa SKCK lama, yang asli ataupun legalisir
  • Fotokopi KTP atau SIM yang masih berlaku
  • Fotokopi akte kelahiran/ijazah terakhir
  • Pas foto warna terbaru ukuran 4X6 sebanyak 3 lembar

Setelah semua persyaratan lengkap, Anda bisa langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat. Namun, perlu dipahami bahwa jika SKCK dibutuhkan untuk kepentingan yang bersifat nasional atau bahkan internasional, pengurusan harus dilakukan di kantor kepolisian tingkat kabupaten/kota yakni Polres. Sementara jika kebutuhan SKCK hanya untuk skala lokal, bisa dibuat di lingkup Polsek atau kantor kepolisian tingkat kecamatan. 

 Biasanya, pelayanan SKCK ini dibuka setiap hari senin – jumat, mulai pukul 08.30 – 15.00. Usahakan datang di awal waktu, agar tidak perlu mengantre terlalu lama. 

Proses Pembuatan SKCK di Kantor Kepolisian

Di kantor kepolisian, silakan mendaftar dan masukkan berkas ke loket yang telah disediakan. Dari sana Anda akan mendapat blanko yang harus diisi terkait identitas diri dan pernyataan belum pernah melakukan tindak kejahatan. 

Setelah selesai, proses akan dilanjutkan pada pengambilan sidik jari. Pada tahap ini, ada beberapa Polres dan Polsek yang memungut biaya lain, sehingga tak ada salahnya jika Anda menanyakannya terlebih dulu. Jika tidak ada, berarti Anda hanya perlu membayar uang penerbitan SKCK di loket pembayaran, setelah proses penyerahan berkas selesai. 

Selanjutnya, Anda hanya perlu menunggu proses penerbitan SKCK dan jangan lupa untuk meminta legalisirnya sesuai kebutuhan. 

Biaya Pembuatan SKCK

Biaya pembuatan SKCK sebenarnya telah diatur dalam beberapa Undang-undang, yakni;  UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP), PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri, dan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010. 

Berdasar pada aturan tersebut, biaya pengurusan SKCK per tanggal 6 Januari 2017 sekitar Rp30 ribu rupiah untuk WNI dan Rp60 ribu untuk WNA. Biaya tersebut bisa disetor di loket pembayaran yang telah disediakan setelah proses pembuatan selesai. 

Nah itulah cara membuat SKCK yang perlu Anda ketahui. Kini, Anda pun bisa membuatnya secara online melalui http//:skck.polri.go.id. Syarat membuat SKCK online ini pun sama seperti cara konvensional, hanya saja dalam versi hasil scan. Setelah registrasi selesai, SKCK bisa diambil di loket pelayanan maksimal hingga tiga hari setelah pendaftaran. Anda hanya perlu menunjukkan ID atau kode registrasi, dan SKCK pun bisa diambil. 

Sebenarnya, asal syarat membuat SKCK telah disiapkan dengan baik, prosesnya tidak sesulit yang dibayangkan, bukan?

Update data kasus Covid-19/ Corona Terbaru
Global Total
Last update on:
Cases

Deaths

Recovered

Active

Cases Today

Deaths Today

Critical

Affected Countries

Total in Indonesia
Last update on:
Cases

Deaths

Recovered

Active

Cases Today

Deaths Today

Critical

Cases Per Million

Selengkapnya

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com