Moneyfazz
Home » Keuangan » Tabungan Haji BRI, Persyaratan, Cara Pengajuan, dan Keuntungan

Tabungan Haji BRI, Persyaratan, Cara Pengajuan, dan Keuntungan

Haji adalah ibadah mulia dan merupakan rukun islam yang kelima. Ibadah haji adalah ibadah yang paling diinginkan oleh semua orang islam. Namun untuk melakukan haji diperlukan banyak sekali persiapan baik secara materi maupun rohani. Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan haji dengan matang. Salah satu caranya adalah memulai tabungan haji BRI.

Banyak sekali orang Indonesia yang rela menunggu hingga puluhan tahun untuk berangkat haji. Kamu juga harus bersiap. Tahukah kamu jika sistem pemberangkatan haji di Indonesia sendiri dibagi menjadi dua. Ada haji reguler dan ada haji plus atau khusus. Keduanya sama sama akan membutuhkan biaya banyak dan memiliki waktu tunggu.

Oleh karena itu, jika kamu memang bersungguh sungguh ingin berhaji, maka kamu perlu mempersiapkannya secara matang dari sekarang.

Persiapkan Haji Kamu dengan Matang di Tabungan Haji BRI

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mendaftar haji. Pertama yaitu memilih ONH    ( Ongkos Naik Haji) yaitu reguler atau plus. Kemudian kamu perlu memeriksa biaya haji karena setiap tahunnya akan terjadi kenaikan harga akibat inflasi. Kemudian kamu juga perlu memilih bank untuk menabung. Ada banyak bank yang memiliki program haji, salah satunya tabungan haji BRI.

Setelah memilih bank, kamu perlu menetapkan setoran ke bank tiap bulannya. Agar cepat paling tidak Rp500 ribu per bulan. Ada banyak sekali syarat yang harus dipenuhi sebelum kamu diperbolehkan mendaftar haji di kementerian agama Indonesia. Termasuk kegiatan menabung.

Kenapa harus menabung? Yaitu agar kamu tidak perlu menjual aset berharga kamu dan dapat membayar dana haji per bulan sesuai dengan kondisi keuangan kamu.

Selain itu, masih ditambah waktu tunggu berkisar 10 tahun yang harus kamu gunakan untuk melunasi biaya haji. Nah oleh karena itu, kamu perlu adanya menabung untuk meringankan beban beban tersebut.

Macam Macam Pemberangkatan Haji di Indonesia

Di Indonesia sendiri, ada dua macam pelaksanaan haji. Yaitu Haji reguler & Haji Plus. Apa bedanya? Untuk haji reguler segala pelaksanaan dari keberangkatan hingga pulang ditangani oleh pihak Kementerian Agama, dengan biaya kurang lebih sebesar Rp. 35 juta ditambah masa tunggu berkisar 11 sampai 20 tahun lamanya. Untuk haji reguler masa pelaksanaan hajinya yaitu selama 40 hari.

Lalu ada haji plus atau haji khusus. Untuk haji plus atau khusus, semua pelaksanaan haji baik dari segi keberangkatan hingga kepulangan jemaah ditangani oleh agen travel khusus yang telah mendapat izin resmi dari Menteri Agama. Berbeda dari reguler, masa tunggu haji ini lebih sedikit yaitu kisaran 5 sampai 7 tahun.

Namun untuk melakukan haji ini, diperlukan biaya dua kali lipat dari haji biaya reguler, yaitu Rp. 120 juta dengan pelaksanaan haji selama 27 hari.

Tapi kamu tidak perlu khawatir dengan biaya tersebut, asal kamu sudah membuka rekening tabungan haji dan menetapkan target setoran tentu semua akan lebih ringan. Selain itu, ada banyak manfaat dari tabungan haji untuk membantu persiapan haji kamu loh.

Keunggulan dan Manfaat Tabungan Haji BRI

Tabungan haji BRI sendiri berbeda dengan tabungan biasa, salah satu keunggulan dari tabungan haji yaitu kamu akan terhubung langsung secara online dengan SISKOHAT ( Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) yang akan memudahkan kamu mendaftar haji. Lebih dari itu, dengan memiliki tabungan haji, setiap nasabah akan memiliki asuransi kecelakaan lalu lintas dan jiwa gratis.

Kemudian kamu tidak akan dikenakan biaya administrasi dan provisi setiap bulan. Ditambah tidak adanya sistem bunga atau riba dalam transaksi, karena semua transaksi dilakukan sesuai dengan syariat agama islam. Selain itu, kamu tidak perlu menjual aset berharga kamu untuk pergi haji.

Dengan menabung, kamu bisa melakukan perencanaan menabung sesuai  kondisi perekonomian kamu. Poin tambahannya adalah kamu akan mendapat souvenir haji.

Dengan memiliki tabungan haji kamu akan lebih ringan dalam menyiapkan dana haji. Jadi selama kamu menabung kamu juga bisa menyiapkan diri sebelum berhaji baik fisik maupun rohani, tabungan haji juga wajib dimiliki oleh setiap calon jemaah haji.

Menabung dengan Tabungan Haji BRI

Dengan melihat banyaknya manfaat dan keunggulan dari tabungan haji, kamu perlu menabung di tabungan haji. Ada banyak sekali bank bank di Indonesia yang menyediakan program tabungan haji salah satunya adalah tabungan haji BRI 2020.

Sekilas tentang BRI, Bank Rakyat Indonesia sendiri adalah bank milik pemerintah yang didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja pada tahun 1895. Bank BRI sendiri memiliki banyak sekali produk seperti tabungan britama, BRI simpedes dan salah satunya tabungan haji. Kenapa kamu lebih baik memilih tabungan haji BRI?

Karena tabungan haji ini termasuk tabungan haji terbaik, para nasabah terbebas dari biaya administrasi bulanan, memberikan gratis asuransi jiwa dan kecelakaan diri, terkoneksi secara online dengan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu, penyetoran dapat dilakukan secara online, setoran awal yang ringan yaitu Rp50 ribu dengan setoran lanjutan minimal Rp25 ribu.

Ada dua macam tabungan haji di BRI, yaitu transaksi haji reguler dan tabungan haji plus. Selain itu, tabungan ini juga menyediakan program haji untuk anak anak. Lalu apa saja syarat dan ketentuan membuka rekening tabungan haji BRI ?

Syarat dan Ketentuan Membuka Tabungan Haji BRI

Untuk membuat rekening baru, pada tabungan haji BRI 2019 dokumen yang perlu kamu siapkan  berupa fotokopi identitas diri (KTP), melampirkan NPWP atau Nomor Pengguna Wajib Pajak dan fotokopi Kartu Keluarga untuk rekening haji anak anak. Untuk WNA, melampirkan paspor dan KITAS atau surat keterangan pendukung lainnya.

Setelah berkas kamu lengkap, kamu bisa pergi ke Bank BRI dan pergilah ke customer service untuk bantuan membuka rekening. Setelah itu, lengkapi formulir, jika semua sudah selesai maka kamu akan mendapat buku rekening kamu. Rekening tersebut belum bisa ditutup jika kamu belum pulang dari haji nanti namun jika kamu batal berangkat haji maka kamu akan dikenakan biaya untuk penutupan.

Adapun ketentuan tabungan yaitu saldo minimal tabungan adalah Rp. 50 ribu. Jika kamu ingin menutup rekening karena batal naik haji, maka kamu akan membayar Rp. 50 ribu dan uang tabungan akan dikembalikan oleh pihak bank namun tidak seutuhnya. Untuk saldo dari rekening pasif, akan ditutup Rp. 25 ribu.

Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler

Setelah kamu memiliki rekening, kamu juga harus tahu bagaimana cara untuk mendaftar haji ya. Apa saja persyaratan dan ketentuan yang harus kamu penuhi agar bisa mendaftar haji.

1. Membuka Tabungan Haji Reguler

Buat kamu yang akan mendaftar haji reguler, pertama kamu harus membuat tabungan haji reguler terlebih dahulu. Jika kamu sudah memiliki rekening tabungan haji, kamu tinggal pergi ke kantor Kementerian Agama.

Namun perlu kamu ingat, kamu baru akan terdaftar secara resmi masuk antrian embarkasi  jika kamu sudah memiliki dana tabungan sebesar Rp25 juta. Jika dana sudah mencapai Rp25 juta kamu baru bisa mengisi Surat Pendaftaran Haji di Kemenag kotamu.

2. Menyerahkan Persyaratan

Beberapa persyaratan yang harus dibawa yaitu KTP, KK, buku tabungan haji, kartu keluarga bagi yang belum menikah, buku nikah untuk yang sudah menikah dan jangan memakai kaos atau pakaian dinas.

Di sana nanti kamu akan difoto kemudian diambil sidik jarinya. Baru setelah itu, Kemenag akan mencetak SPPH kamu untuk kamu bawa ke bank tabungan kamu untuk legalisasi haji dan bukti kamu telah memiliki dana minimal.

Setelah itu, kamu perlu kembali lagi ke Kemenag untuk menyerahkan berkas dari bank tempat kamu menabung ditambah berkas berkas seperti bukti setoran DP biaya pelaksanaan haji yang sudah dilegalisir oleh BPS BPIH, fotokopi 4 lembar KTP dan KK, fotokopi 2 lembar akte kelahiran dan buku nikah, fotocopy 4 lembar surat keterangan sehat dari puskesmas.

Kemudian pas foto berukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar, pasfoto 3 x 4 sebanyak 4 lembar dengan ketentuan tidak memakai kacamata, jika kamu pengguna kacamata maka kamu harus melepasnya saat berfoto, menutup aurat, background foto berwarna putih, wajah harus terlihat minimal 80%.

3. Tunggu Jadwal Keberangkatan

Setelah berkas lengkap, kamu akan diberi tahu kapan jadwal pemberangkatan dan lama waktu pelunasan. Setelah itu, kamu hanya perlu menunggu jadwal keberangkatan kamu. Karena kamu mengambil pelaksanaan haji reguler, maka kamu paling tidak harus menunggu sekitar 11 sampai 20 tahun. Waktu tersebut bisa kamu gunakan untuk melunasi biaya haji kamu.

Tata Cara Pendaftaran Haji Plus atau Haji Khusus

Jika kamu akan mendaftar haji plus, pastikan kamu sudah membuat tabungan di bank berupa tabungan haji plus atau khusus. Selain itu, kamu perlu menyiapkan beberapa hal, yaitu menunjuk salah satu agen travel resmi yang sudah mendapat izin dari Kemenag Indonesia, melampirkan fotokopi KK, buku nikah, KTP dan mengisi formulir untuk pendaftaran haji.

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan paspor asli dan fotokopi dengan masa berlaku paling tidak 8 bulan sebelum pemberangkatan, pas foto 4 x 6 sebanyak 10 lembar, pasfoto 3 x 4 sebanyak 35 lembar dengan ketentuan yang sama dengan pasfoto haji reguler dan uang minimal Rp. 72 juta atau US$ 5000. Setelah itu kamu akan mendapat porsi haji dengan masa tunggu sekitar 1 sampai 7 tahun.

Namun kamu juga harus melunasi seluruh biaya haji dalam kurun waktu 4 bulan, yaitu sekitar Rp. 200 juta.

Kesimpulan

Ibadah haji adalah salah satu ibadah dari rukun islam yang kelima. Kamu akan mendapat pahala besar jika melakukannya. Namun untuk melakukan ibadah tersebut kamu perlu mempersiapkan banyak hal, termasuk biaya yang tidak sedikit.

Dengan biaya yang tidak sedikit dan waktu tunggu lama, alangkah baiknya jika kamu sudah mulai mencicil dari sekarang. Kamu bisa membuat tabungan haji dan menetapkan setoran bulanan kamu untuk meringankan beban. Apalagi tabungan ini menawarkan banyak fasilitas yang menguntungkan, tentu akan membuat usaha menabung hajimu akan semakin mudah.

Kamu bisa memulai tabungan haji BRI kamu secepatnya agar uangmu cepat terkumpul. Melihat hal di atas, ternyata Bank memiliki peran yang penting ya dalam kehidupan kita. Untuk itu kamu perlu tahu tentang peran dan yang berkaitan dengan bank. Jangan lupa untuk share artikel ini di medsosmu agar semua orang tahu tentang persiapan haji.

1 comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com