Moneyfazz
Home » Tips » Mengenal Tabungan Haji, Tips dan Cara Pembuatannya

Mengenal Tabungan Haji, Tips dan Cara Pembuatannya

Beribadah haji adalah impian bagi setiap umat muslim, dan salah satu cara mewujudkannya adalah dengan memiliki tabungan haji. Bagi sebagian orang, biaya haji dapat dilunasi dengan mudah. Namun bagi sebagian yang lain, mungkin butuh waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkannya.

Untuk kamu yang belum mengenal apa itu tabungan khusus haji dan mengapa ini penting, maka simak artikel berikut ini. Nantinya, kamu juga akan memahami bagaimana tata cara menabung haji dan berbagai kemungkinan yang terjadi setelahnya.

Mengenal Apa Itu Tabungan Haji

Sebenarnya, apa itu tabungan haji? Tabungan untuk haji adalah sebuah rekening yang bisa kamu buka di bank, dan secara khusus digunakan untuk menabung uang untuk ibadah tersebut. Akan ada buku tabungan juga, sebagai bukti atas penyetoran atau mutasi uang untuk ditabungkan.

Banyak yang berpikir ulang untuk membuka tabungan ini, karena khawatir nantinya akan ada kebutuhan mendesak dan dana tersebut tidak bisa dicairkan. Padahal, tabungan ini bisa ditutup atau dibatalkan apabila memang ada keperluan tertentu. Nantinya, total tabungan yang telah dikumpulkan hanya akan dikurangi biaya administrasi penutupan yang jumlahnya tidak besar.

Tabungan ini biasanya tidak bisa ditarik secara mudah karena memang tujuannya adalah untuk berhaji. Jadi kebijakan ini justru memudahkan para nasabah untuk fokus dalam mengumpulkan uang untuk beribadah. Kalau tidak, maka tabungan ini akan jadi sama saja seperti rekening biasa.

Mengapa Tabungan Haji Penting?

Kalau kamu baca berbagai review tabungan haji yang dibuat oleh orang-orang yang terlebih dahulu menjalaninya, pasti akan tahu mengapa tabungan ini penting. Sebenernya menabung haji memang tidak harus di bank, dan tidak wajib juga melalui rekening khusus. Namun faktanya, banyak yang terbantu dengan adanya mekanisme ini.

Kalau menabung di rumah, maka godaan untuk menggunakan uang tersebut sebelum terkumpul akan lebih besar. Jika menabung menggunakan rekening bank yang tidak terpisah, maka resikonya pengaturan uang jadi kacau karena keuangan tercampur. Jadi daripada tidak teratur, lebih baik memisahkannya, bukan?

Selanjutnya, tabungan ini juga menjadi langkah penting untuk menunjukkan keseriusan kamu dalam menuju ibadah haji. Dengan memilikinya, kamu akan merasa lebih bersemangat untuk menjaga komitmen dalam menabung untuk haji. Kamu juga lebih tenang saat biaya minimal terpenuhi dan sudah mendapatkan porsi haji.

Cara Daftar Tabungan Haji di Bank

Setiap bank tentu punya aturan tersendiri untuk syarat dan tata cara pendaftaran tabungan untuk haji. Namun secara umum dalam simulasi tabungan haji, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Menyiapkan kartu identitas, seperti KTP/SIM/Paspor yang berlaku, serta NPWP
  2. Menyiapkan setoran awal, dengan jumlah yang berbeda antara satu bank dan lainnya. Ada yang minimal Rp50.000,00 dan ada juga yang di atasnya, bahkan sampai Rp1.000.000,00.
  3. Datang ke kantor bank yang diinginkan, mengambil nomor antrian untuk customer service.
  4. Customer service biasanya akan membantumu untuk mengecek semua kelengkapan, baru kemudian membukakan rekening tabungan. Tanyakan kembali apa saja fasilitas yang bisa didapatkan dengan memiliki tabungan khusus haji di bank tersebut. 
  5. Periksa ulang semua identitas pribadi yang dimasukkan ke dalam data rekening, jangan ada salah ejaan atau kesalahan lainnya.
  6. Berikan setoran awal sesuai syarat dari bank.
  7. Kamu bisa memilih akan melakukan setoran tabungan secara manual, atau autodebet dari rekening setiap bulannya.
  8. Customer service akan memberikan buku tabungan untuk bukti mutasi rekening. Jangan khawatir, karena tak ada potongan biaya administrasi untuk jenis rekening khusus ini. Tidak ada ATM untuk rekening haji, karena tujuannya memang bukan untuk diambil sewaktu-waktu.
  9. Kalau sudah, tinggal meyakinkan diri untuk menabung secara disiplin di rekening ini. Kalau sudah mencapai nominal tertentu, (misalnya sesuai dana minimal pendaftaran biaya haji 2019, Rp25.000.000,00), kamu boleh memulai tahapan dan cara mendaftar haji. Nominal tersebut adalah syarat untuk pengajuan porsi haji (jadwal tahun keberangkatan) yang akan diatur dengan Siskohat.
  10. Sisa kekurangan dana wajib dilunasi pada tahun keberangkatan haji yang ditentukan.

Dulu, ada istilah dana talangan haji, namun sekarang sudah tak lagi populer dan mulai ditinggalkan karena selisih pendapat terkait kehalalannya. Jika ibadah haji sudah ditunaikan, maka tabungan ini bisa ditutup.

Tips Memilih Tabungan Haji yang Tepat

Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana cara memilih tabungan haji terbaik 2019 atau di tahun-tahun selanjutnya? Ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk mendapatkan layanan terbaik dari tabungan ini. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Menentukan Jenis ONH

Sebelum membuka rekening, pelajari dulu terkait jenis-jenis ONH (Ongkos Naik Haji) yang ada. Setidaknya ada dua tipe ONH, yakni reguler dan ONH plus. ONH reguler membutuhkan biaya yang lebih terjangkau daripada ONH plus. Namun tentu ada fasilitas yang tidak selengkap ONH plus.

Jemaah haji ONH plus akan mendapatkan berbagai fasilitas khusus, misalnya tempat menginap yang lebih dekat dengan tempat ibadah. Masa tunggu ibadah ONH pulus juga lebih singkat, yaitu setengah dari masa tunggu reguler. Namun biaya yang harus disiapkan dapat mencapai dua kali lipat dari ONH reguler.

Jadi, kamu perlu menyesuaikan kebutuhan dan kondisi keuangan. Dengan demikian, kamu bisa menabung haji secara optimal.

Memeriksa Biaya Haji

Jika sudah tahu jenis ONH yang ingin dipilih, maka langkah selanjutnya adalah memeriksa biaya haji. Informasi ini bisa didapatkan dari website resmi Kemenag, atau langsung ditanyakan kepada customer service saat akan membuka rekening. Biaya haji bisa berbeda-beda karena banyak faktor, misalnya:

  1. Jenis ONH
  2. Perbedaan embarkasi (tempat pemberangkatan)
  3. Tahun keberangkatan

Memilih Bank

Saat ini, sudah banyak bank syariah yang membuka layanan tabungan untuk haji. Namun tentu tak semuanya akan cocok dengan keinginan. Oleh karena itu, ada baiknya kamu mencari tahu informasinya terlebih dahulu.

Tiap bank punya kebijakan tersendiri terkait setoran awal dan fasilitas penunjang yang akan diberikan. Akan lebih mudah jika kamu telah memiliki pengalaman menabung di rekening tersebut. Selain sudah paham dengan kebijakan yang ada, kamu juga akan dimudahkan dengan fitur autodebet dari rekening reguler ke rekening tabungan haji. 

Menetapkan Jumlah Setoran

Ada bank yang menetapkan jumlah setoran yang sama untuk setiap bulan, tapi ada juga yang tidak membatasi jumlah setoran. Kamu tinggal memilih yang mana yang akan memudahkanmu lebih disiplin saat menabung. Sesuaikan juga dengan besaran pemasukan yang diterima setiap bulan.

Kalaupun memang tidak ada batasan khusus untuk setoran minimal pada bank yang kamu tuju, jangan merasa santai. Justru ini adalah tantangan untuk berkomitmen dengan baik selama menabung untuk berangkat haji.

Kelebihan Memiliki Tabungan Haji

Sama seperti pola menabung lainnya, tentu ada plus minus tabungan haji yang perlu menjadi pertimbangan. Berikut ini adalah kelebihan atau keunggulan yang bisa didapatkan dengan menggunakan tabungan jenis ini.

1. Pembukaan Rekening Mudah dan Gratis

Tidak ada biaya yang akan dibebankan pada nasabah baru yang akan membuka tabungan untuk naik haji. Jadi setoran awal akan langsung masuk ke dalam saldo tabungan. Setoran awal pun berbeda antar bank, jadi kamu bisa mencari yang sesuai kemampuan.

2. Bebas Administrasi Bulanan

Hampir semua tabungan haji menerapkan sistem bebas administrasi bulanan. Jadi, uang yang sudah kamu tabungkan tidak akan berkurang karena potongan apapun. Ini memudahkan kamu untuk memprediksi kapan jumlah tabungan akan mencukupi biaya minimal untuk pendaftaran haji di Kemenag.

3. Jumlah Setoran Bervariasi

Seperti dijelaskan di atas, ada bank yang menentukan jumlah minimal tertentu pada tabungan. Ini akan disepakati di awal, sehingga kamu dapat memprediksi berapa anggaran bulanan untuk keperluan menabung. Misalnya, jika di awal setoran minimal adalah Rp500.000,00, maka butuh 50 bulan atau 50 kali setoran untuk mencapai Rp25.000.000,00.

Namun jika tidak ingin terikat oleh jumlah setoran tetap, ada juga bank yang menawarkan jumlah setoran yang fleksibel. Jadi kalau pekerjaanmu adalah tipe yang penghasilannya tidak tentu, jenis tabungan ini lebih baik.

4. Bebas Riba

Karena ditangani oleh bank syariah yang tentunya diawasi dengan baik oleh banyak pihak, setoran tabungan khusus untuk haji ini akan bebas riba. Tidak ada skema bunga apapun yang diterapkan pada tabungan ini, jadi kamu tidak perlu khawatir tentang kesucian dan kehalalan dana.

5. Termasuk Perlindungan Asuransi

Banyak yang tidak tahu, bahwa ternyata dengan membuka tabungan ini, nantinya kamu juga akan otomatis mendapatkan perlindungan asuransi. Asuransi akan meliputi keamanan perjalanan ibadah haji, dan ditangani secara syariah.

6. Bisa Diwariskan

Tentu tidak ada yang menginginkan hal buruk terjadi saat kamu sedang berkomitmen menabung untuk haji. Namun jika terjadi kematian, maka tabungan yang dimiliki bisa diwarisi dan dilanjutkan oleh ahli waris. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir akan kehilangan uang dan menjadi mubazir saat ada di tabungan.

Kekurangan Menggunakan Tabungan Haji

Salah satu hal yang perlu diingat adalah bahwa tabungan ini hanya menyimpan uang, tanpa mengembangkannya dalam bentuk apapun. Dengan demikian, tabungan ini tidak anti inflasi. Jadi, apabila kamu ingin menabung haji dalam jangka panjang, tabungan ini kurang tepat.

Nilai uang Rp500.000,00 yang kamu tabungkan saat ini, bisa jadi akan jauh berkurang beberapa tahun lagi karena adanya inflasi. Saat tabungan terkumpul pun, bisa jadi harga ONH sudah naik.

Oleh karena itu, jika ingin menabung dalam jangka panjang, kamu mungkin bisa memilih investasi syariah lainnya, seperti tabungan emas misalnya. Jika sudah mendekati jumlah Rp25.000.000,00, baru  kamu mulai mendaftar untuk kepemilikan tabungan haji. Dengan demikian, investasi akan bernilai lebih baik.

Semangat Menabung Untuk Ibadah Haji

Itulah berbagai hal yang penting terkait tabungan khusus haji. Dengan mengetahui definisi serta berbagai kekurangan dan kelebihannya, kamu bisa mempertimbangkan kepemilikan rekening tersebut. Tata cara menabung untuk berangkat haji ternyata tidak sulit, bukan?

Berbagai keuntungan yang telah disebutkan di atas tidak lepas dari kemudahan yang disajikan oleh perbankan Indonesia. Belajar berbagai hal tentang perbankan di Indonesia akan memperlancar urusanmu sehari-hari, mulai dari kebutuhan konsumtif, investasi, dan juga tabungan untuk pendidikan dan ibadah.

Jika kamu merasa informasi terkait tabungan haji di atas sangat bermanfaat, jangan lupa bagikan tulisan ini di media sosial milikmu. Siapa tahu, semakin banyak orang yang terbantu dengan adanya informasi ini. Semoga sukses menabung untuk naik haji!

Add comment

Tinggalkan komentar Anda

Tentang Kami

Untuk informasi kerjasama bisa menghubungi usadailymomenz[at]gmail.com